Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa
| dc.contributor.author | Muhammad Nur Rosyid Ridho | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-13T08:00:12Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-23 | |
| dc.description | Finalisasi Maya_13 Juli 2026 | |
| dc.description.abstract | Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa; Muhammad Nur Rosyid Ridho; 190810101087; Program Studi Ekonomi Pembangunan, Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember Rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berpotensi menghambat laju pertumbuhan ekonomi serta memperlebar kesenjangan sosial. Oleh sebab itu, dibutuhkan kebijakan yang tidak sematamata berfokus pada penciptaan kesempatan kerja, melainkan juga pada peningkatan kualitas, kesiapan, dan produktivitas tenaga kerja agar dapat terserap secara efektif di pasar tenaga kerja (Aedy et al., 2023) Pada tahun 2016, ratarata tingkat pengangguran di Pulau Jawa sebesar 5,57%, kemudian mengalami fluktuasi dan mencapai puncaknya pada tahun 2022 sebesar 6,98%, sebelum kembali menurun menjadi 5,22% pada tahun 2025. Sementara itu, Pulau Sumatra menunjukkan tingkat pengangguran yang lebih rendah dibandingkan Pulau Jawa, yaitu sebesar 5,86% pada tahun 2016 dan menurun menjadi 4,68% pada tahun 2025. Pulau Sulawesi dan Kalimantan juga cenderung memiliki tingkat pengangguran yang lebih rendah serta relatif stabil selama periode penelitian. Kondisi tersebut menunjukkan adanya perbedaan karakteristik pasar tenaga kerja antarwilayah di Indonesia. Tingginya tingkat pengangguran di Pulau Jawa dapat dipengaruhi oleh besarnya jumlah penduduk, tingginya urbanisasi, serta konsentrasi aktivitas ekonomi yang menarik migrasi tenaga kerja dari berbagai daerah. Meskipun menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional, penyerapan tenaga kerja di Pulau Jawa belum sepenuhnya mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah angkatan kerja Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian explanatory research yang menjelaskan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Data penelitian yang digunakan berupa data panel pada wilayah-wilayah di Pulau Jawa dalam kurun waktu 2016 hingga 2025. Sumber data diambil dari Badan Pusat Statistik, Kementrian Keuangan Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui menganalisis antara variabel bebas (Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, dan Rata-rata Lama Sekolah dengan variabel terikat (Tingkat Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa). Data yang digunakan dalam penelitian mi adalah data sekunder berupa data panel dengan menggunakan alat analisis Eviews 10. Data panel merupakan data gabungan dari data cross section dan time series. Penelitian ini menggunakan metode Fixed Effect Model sebagai model terpilih. Uji statistik menggunakan, Pengujian Simultan (Uji F), Pengujian Parsial (Uji t) dan Koefisien Determinasi (R2). Sedangkan pada pengujian asumsi klasik menggunakan Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Uji Heteroskedastisitas, dan Autokorelasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk, pendidikan (Rata-Rata Lama Sekolah/RLS), upah minimum provinsi (UMP), serta investasi (PMDN dan PMA) berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Pulau Jawa. Variabel jumlah penduduk memiliki hubungan positif terhadap tingkat pengangguran terbuka, yang berarti peningkatan jumlah penduduk cenderung meningkatkan jumlah angkatan kerja sehingga apabila tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai dapat menyebabkan meningkatnya pengangguran terbuka. Sebaliknya, variabel pendidikan (RLS) memiliki hubungan negatif, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat maka peluang memperoleh pekerjaan semakin besar sehingga tingkat pengangguran terbuka dapat menurun. Variabel UMP memiliki hubungan positif terhadap tingkat pengangguran terbuka, yang mengindikasikan bahwa kenaikan upah minimum berpotensi meningkatkan biaya produksi perusahaan dan mengurangi penyerapan tenaga kerja, terutama pada sektor padat karya. Sementara itu, variabel investasi (PMDN dan PMA) memiliki hubungan negatif terhadap tingkat pengangguran terbuka, yang menunjukkan bahwa peningkatan investasi mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja baru sehingga dapat menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Pulau Jawa. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Aisah Jumiati, S.E., M.P. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11158 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Tingkat Pengangguran Terbuka | |
| dc.subject | Pulau Jawa | |
| dc.title | Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pengangguran Terbuka di Pulau Jawa | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- Muhammad Nur Rosyid Ridho _190810101087 _repostory.pdf
- Size:
- 1.14 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
