Implementasi Modul Fisika Berbasis Multirepresentasi pada Pokok Bahasan Usaha dan Energi Terhadap Peningkatan Penguasaan Konsep Fisika Siswa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penguasaan konsep merupakan hal yang dibutuhkan siswa dalam
mempelajari fisika untuk memudahkan memahami materi yang ada di dalamnya.
Namun, sebagian besar siswa tidak tertarik mempelajari fisika karena dirasa abstrak
dan sulit, sehingga akan berpengaruh terhadap penguasaan konsep siswa.
Multirepresentasi mampu merepresentasikan konsep fisika yang abstrak dalam
beberapa cara dan bentuk, seperti konsep-konsep pada materi usaha dan energi.
Selain itu, penyebab penguasaan konsep siswa rendah adalah sumber belajar
seperti buku teks yang terbatas dan kurang menarik untuk ditelusuri oleh siswa.
Salah satu bahan ajar penunjang yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran
adalah modul. Modul menjadi salah satu solusi untuk mempermudah siswa dalam
memahami konsep-konsep fisika termasuk pada materi usaha dan energi. Untuk
menilai sejauh mana modul tersebut mampu meningkatkan penguasaan konsep
siswa, diperlukan alat ukur yang tidak hanya mengukur hasil belajar secara
kuantitatif, tetapi juga mampu menggambarkan tingkat kedalaman pemahaman
konsep. Dalam konteks ini, Taksonomi SOLO (Structure of the Observed Learning
Outcome) menjadi kerangka yang tepat karena menggambarkan tingkat
kompleksitas pemahaman siswa terhadap suatu konsep, mulai dari tingkat
prastruktural, unistruktural, multistruktural, relasional, hingga extended abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguasaan konsep fisika siswa setelah
dilakukan implementasi modul fisika berbasis multirepresentasi pada pokok
bahasan usaha dan energi, dan peningkatan penguasaan konsep siswa melalui
implementasi modul fisika berbasis multirepresentasi pada pokok bahasan usaha
dan energi.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan
kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian
eksperimen dengan desain penelitian pre-experimental one group pretest-posttest.
Pengumpulan data berupa tes, observasi tidak terstruktur, wawancara tidak
terstruktur, dan dokumentasi. Ketercapaian penguasaan konsep siswa dikaji melalui
hasil post test menggunakan rumus presentase. Peningkatan penguasaan konsep
siswa dikaji melalui hasil pre-test dan post test menggunakan N-gain.
Ketercapaian penguasaan konsep siswa pada level unistruktural berada pada
kategori sangat tinggi dengan presentase sebesar 85,23%, level multistruktural
berada pada kategori tinggi dengan presentase sebesar 75,57%, level relasional
berada pada kategori cukup dengan presentase sebesar 70,08% dan level extended
abstract berada pada kategori rendah dengan presentase sebesar 42,61%. Penelitian
ini juga menunjukkan bahwa terdapat peningkatan penguasaan konsep level
unistruktural pada kategori sedang dengan nilai N-Gain sebesar 60,60%. Pada level
multistruktural, peningkatan penguasaan konsep fisika siswa berada pada kategori
sedang dengan nilai N-gain sebesar 42,67%. Pada level relasional, peningkatan
penguasaan konsep fisika siswa berada pada kategori sedang dengan nilai N-gain
sebesar 48,70%. Level extended abstract mengalami peningkatan penguasaan
konsep pada kategori rendah dengan nilai N-gain sebesar 23,48%.
Kesimpulan yang diperoleh adalah implementasi modul fisika berbasis
multirepresentasi pada pokok bahasan usaha dan energi mampu meningkatkan
penguasaan konsep fisika siswa pada level unistruktural, multistruktural, relasional,
dan extended abstract. Ketercapaian penguasaan konsep siswa pada level
unistruktural berada pada kategori sangat tinggi dengan presentase sebesar 85,23%,
level multistruktural berada pada kategori tinggi dengan presentase sebesar 75,57%,
level relasional berada pada kategori cukup dengan presentase sebesar 70,08%, dan
level extended abstract berada pada kategori rendah dengan presentase sebesar
42,61%.
Description
Reuploud file repositori 20 Mei 2026_Firli
