Kajian Kesesuaian Lahan Dan Neraca Air Das Sampean Baru Untuk Budidaya Pisang Cavendish (Musa acuminata L) (Studi Kasus : Perkebunan Pisang Cavendish Petani Mitra PT. Nusantara Segar Abadi)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Faktor kesesuaian lahan dan kondisi ketersediaan air di wilayah budidaya akan menjadi faktor penting dalam menentukan kuantitas dan kualitas buah pisang. DAS Sampean Baru menjadi lokasi pengembangan budidaya pisang cavendish oleh PT.Nusantara Segar Abadi. Berdasarkan hal tersebut maka penting dilakukan evaluasi terkait kondisi kesesuaian lahan dan neraca air di wilayah DAS Sampean Baru terhadap kesesuaian wilayah tersebut dalam memenuhi kebutuhan kesesuian lahan dan air selama budidaya pisang cavendish. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kondisi kesesuaian lahan dan neraca air di wilayah DAS Sampean Baru untuk pemenuhan kebutuhan budidaya tanaman pisang cavendish milik PT.NSA. Analisis kesesuaian lahan dilakukan dengan membandingkan kondisi dilapang dengan kelas kesesuaian lahan untuk tanaman pisang. Analisis neraca air dilakukan dengan membandingkan debit ketersediaan air yang dihitung menggunakan model FJ.Mock dengan 5 kebutuhan air DAS yaitu kebutuhan air perkebunan pisang cavendish PT.NSA, kebutuhan air pertanian, kebutuhan air domestik – non domestik dan kebutuhan air peternakan. Hasil evaluasi menunjukkan kondisi kesesuaian lahan DAS Sampean Baru terbagi menjadi 2 kelas yaitu S1 dan S2 dengan dominasi kelas S2. Neraca air DAS menujukkan nilai ketersediaan air 346,06 m3/s dan total kebutuhan air 44,20 m3/s, dan dihasilkan neraca air mengalami surplus pada semua bulan. Kondis DAS Sampean Baru sesuai untuk budidaya tanaman pisang cavendish namun perlu dilakukan upaya perbaikan untuk mengatasi kondisi kelas S2 pada kelas kesesauian lahan.

Description

Reupload Repositori File 04 Maret 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By