Pengembangan Model Collaborative Learning Terintegrasi Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Student Engagement dan Hasil Belajar pada Pembelajaran Sejarah
| dc.contributor.author | Nurista Salsabila | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-23T07:29:55Z | |
| dc.date.issued | 2026-09-09 | |
| dc.description | Finalisasi September 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah student engagement dan hasil belajar sejarah peserta didik yang cenderung dipersepsikan sebagai materi yang relevan dengan pembelajaran sehingga mengakibatkan kurang optimalnya keterlibatan sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Analisis performansi dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan di SMAN Arjasa. Berdasarkan analisis performansi 1) 50% peserta didik mengalami kesulitan menganalisis materi sejarah, (2) 30,55% menganggap bahwa metode pembelajaran kurang memotivasi dalam belajar sejarah, (3) 75% peserta didik jarang berdiskusi dalam kelas, (4) 33,33% mereka mendengarkan dengan baik tetapi jarang bertanya, 41,66% kurang fokus, 11,11% tidak memperhatikan dan hanya 13,88% mendengarkan dengan baik, (5)16,66% (model pembelajaran kurang inovatif), 27,77% (kurang memberikan stimulus), 25% kurang menyenangkan, 30,55% (kurang memotivasi dan monoton) dan (6) 91,67% peserta didik merasa pembelajaran sejarah kurang relevan dengan budaya yang berada di sekitar. Temuan yang sangat penting menunjukkan bahwa 91,67% peserta didik merasa pembelajaran sejarah belum relevan sehingga belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan dan karakteristik peserta didik sehingga berdampak pada kurang optimalnya keterlibatan dan berdampak pada rendahnya hasil belajar. Berdasarkan permasalahan diatas, solusi alternatif berupa pengembangan Model Collaborative Learning terintegrasi Culturally Responsive Teaching untuk meningkatkan student engagement dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran sejarah. Berdasarkan analisis kebutuhan juga menunjukkan bahwa 1). 97,67% peserta didik menganggap model collaborative learning itu penting dalam belajar sejarah; (2)77,78% peserta didik menyukai belajar secara dan berkelompok; (3) 66,67% peserta didik menganggap bahwa belajar berkelompok dapat lebih termotivasi karena dapat bertukar pikiran dan diskusi; (3) 88,89% penting adanya pembelajaran sejarah yang disesuaikan dengan budaya sekitarnya; (4) 77,78% peserta didik menganggap bahwa budaya hindu-budha kurang relevan dengan pembelajaran; serta (5) 47,22% peserta didik menganggap bahwa lebih tertarik dan semangat belajar karena merasa materi dekat dan sesuai dengan kehidupannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu meliputi: (1) bagaimana hasil pengembangan model collaborative learning terintegrasi culturally responsive teaching menggunakan Model 4D?; (2) bagaimana efektivitas pengembangan model collaborative learning terintegrasi culturally responsive teaching dapat meningkatkan student sngagement?; dan (3) bagaimana efektivitas pengembangan model collaborative learning terintegrasi Culturally Responsive Teaching dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik?. Tujuan penelitian dan pengembangan ini yaitu meliputi; (1) menghasilkan produk model collaborative learning terintegrasi culturally responsive teaching yang sudah divalidasi ahli dalam pembelajaran sejarah sesuai tahap 4D; (2) mengukur efektivitas pengembangan model collaborative learning terintegrasi culturally responsive teaching untuk meningkatkan student engagement dalam pembelajaran sejarah; dan (3) mengukur efektivitas pengembangan model collaborative learning terintegrasi CRT untuk meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran sejarah. Hasil uji validasi menunjukkan bahwa produk pendidikan berupa model collaborative learning terintegrasi culturally responsive teaching yang dikembangkan menggunakan model 4D dinyatakan valid layak digunakan dalam pembelajaran sejarah. Validasi ahli media memperoleh nilai 4,50 (above average), validasi bahasa memperoleh nilai 4,60 (outstanding), dan validasi ahli bidang studi memperoleh 4,25 (above average). Hasil uji coba perorangan pendidik peserta didik memperoleh rerata 4,64 (outstanding), sedangkan hasil uji coba perorangan peserta didik memperoleh nilai rerata 4,60 (outstanding). Uji coba kelompok kecil juga menunjukkan adanya peningkatan signifikan student engagement dan hasil belajar yang dibuktikan dengan Uji Paired Sampel T-Test dengan nilai Sig < 0,005. Sementara itu, nilai effect size pada uji coba kelompok kecil student engagement indikator behavioral sebesar 0,802, emotional 0,796 dan cognitive 0,763, serta hasil belajar 0,892 yang termasuk dalam kategori large effect. Hasil uji coba kelompok besar juga menunjukkan bahwa kelas perlakuan yang menggunakan model Collaborative Learning terintegrasi Culturally Responsive Teaching mengalami peningkatan student engagement dan hasil belajar secara signifikan. Hasil uji paired sampel t-test menunjukkan nilai Sig. 000 < 0,05 dan peningkatan tersebut didukung dengan nilai N-Gain pada kategori sedang dengan skor 0,545 (behavioral engagement), 0,505 (emotional engagement), 0,515 (cognitive engagment) dan 0,6100 (hasil belajar) serta uji effect size student engagement dengan skor 0,803, 0,878, dan 0,895 serta hasil belajar 0,885 yang berkategori large effect. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa produk model collaborative learning terintegrasi culturally responsive teaching telah dikembangkan sesuai tahapan model 4D, telah divalidasi, serta layak digunakan dalam pembelajaran sejarah dan memiliki efektivitas terhadap student engagement dan hasil belajar peserta didik. | |
| dc.description.sponsorship | Dr.Nurul Umamah M.Pd. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15121 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | collaborative learning | |
| dc.subject | culturally responsive teaching | |
| dc.subject | student engagement | |
| dc.subject | history learning outcomes | |
| dc.subject | 4D Model. | |
| dc.title | Pengembangan Model Collaborative Learning Terintegrasi Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Student Engagement dan Hasil Belajar pada Pembelajaran Sejarah | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 220210302043 - NURISTA SALSABILA - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 1.13 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 220210302043 - NURISTA SALSABILA - BAB 1.pdf
- Size:
- 564 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 220210302043 - NURISTA SALSABILA - BAB 2.pdf
- Size:
- 624.79 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 220210302043 - NURISTA SALSABILA - BAB 3.pdf
- Size:
- 531.43 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 220210302043 - NURISTA SALSABILA - BAB 4.pdf
- Size:
- 696.36 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
