Perbedaan Kesejahteraan Spiritualitas pada Pasien Penyintas stroke di RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso Berdasarkan Gender

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit kronis yang cukup dikenal di kalangan masyarakat. Stroke merupakan salah satu kondisi klinis yang dapat terjadi pada otak akibat tersumbatnya aliran darah atau pecahnya pembuluh darah. World Stroke Organization menyebutkan 80 juta orang memiliki pengalaman mengalami stroke dan secara global 1 dari 4 orang berusia 25 tahun akan mengalami stroke. Pasien dengan stroke akan mengalami hilangnya beberapa fungsi otak. Gejala yang muncul dapat berupa kelumpuhan, gangguan menelan, bicara pelo, dan sebagainya. Selain dampak fisik, stroke juga dapat menimbulkan dampak secara secara mental. Spiritualitas dapat membantu pasien untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi tubuh yang diakibatkan oleh penyakit, memberikan sumber kenyamanan, kekuatan, dan harapan dalam krisis yang ada. Kesejahteraan spiritualitas merupakan inti pada kesehatan manusia. Kesejahteraan spiritualitas akan mendukung terciptanya kesehatan spiritualitas, sehingga akan berdampak pada perasaan kegembiraan, memaafkan diri sendiri dan orang lain, dapat menerima penderitaan dan kematian, peningkatan pada kualitas hidup, dan dapat memiliki pemahaman positif mengenai kesejahteraan fisik dan emosional

Description

Entry oleh Arif 2026 April 13

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By