Pedagang Kaki Lima dan Revitalisasi Alun-Alun Jember: Analisis Bentuk Resistensi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bentuk-bentuk resistensi yang dilakukan oleh pedagang kaki lima (PKL) terhadap kebijakan revitalisasi alun-alun jember. Kebijakan revitalisasi yang dilakukan oleh pemerintah ini membawa dampak besar terhadap keberlangsungan hidup para PKl sebagai kelompok yang mencari nafkah di ruang publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam bentuk-bentuk perlawanan yang dilakukan PKL menggunakan Teori Resistensi dari James C. Scott terhadap kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dalam menggali pengalaman para PKL yang terdampak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di lapangan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bentuk resistensi yang dilakukan oleh PKL cenderung bersifat hidden transcript. Bentuk resistensi yang dilakukan meliputi: (1) perlawanan politik dengan tidak memilih bupati menjabat kembali (2) adaptasi strategi dagang (3) bertahan dalam tekanan (4) menjaga hubungan dengan aparat. Penelitian ini menjelaskan bahwa bentuk resistensi yang dilakukan diam-diam merupakan bentuk perlawanan yang signifikan bagi kelompok rentan dalam menghadapi tekanan yang tidak berpihak.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By