Subprime Mortgage: Krisis Ekonomi Amerika 2007-2011
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Penelitan ini akan membahas mengenai bagaimana krisis ekonomi global yang
terjadi diawal abad ke 21 yakni subprime mortgage 2008 dimulai pasca tragedy 11
september 2001 di amerika serikat hingga pecah pada tahun 2008 dan
menyebarkan dampaknya hingga ke perekonomian Indonesia pada akhir tahun
2008-2009. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah
yang terdiri dari pengumpulan data (heuristik), kritik sumber, interpretasi, dan
historiografi. Data-data yang banyak digunakan berasal dari arsip economic report
of the president february 2007 amerika serikat, arsip annual report 2009
pemerintah amerika serikat, serta Laporan Tahunan Pasar Modal Indonesia 2023-
2024. Sumber diperoleh dari situs-situs yang buka oleh pemerintah amerika serika
seperti home.treasury.gov dan www.idx.co.id. Mengenai hasil penelitian
ditemukan bahwa krisis subprime mortgage berawal dari kebijakan suku bunga
rendah pasca tragedi 11 September 2001 di Amerika Serikat. Kredit perumahan
yang diberikan kepada peminjam berisiko tinggi memicu spekulasi properti dan
gelembung harga rumah. Saat peminjam gagal bayar, instrumen keuangan seperti
Mortgage-Backed Securities (MBS) dan Collateralized Debt Obligations (CDO)
merosot tajam, memicu kebangkrutan Lehman Brothers dan krisis keuangan
global. Pemerintah AS merespons dengan bailout melalui Troubled Asset Relief
Program (TARP) dan reformasi regulasi melalui Dodd-Frank Act. Indonesia
terdampak secara tidak langsung melalui tekanan eksternal, namun merespons
dengan kebijakan makro yang hati-hati serta reformasi sektor keuangan,
puncaknya adalah dipercepatnya pembentukan otoritas jasa keuangan (OJK) pada
tahun 2011 dan adopsi Basel III. Krisis ini menjadi pelajaran penting dalam
penguatan sistem keuangan nasional.
Description
Reupload file repositori 13 februari 2026_ratna/dea
