Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat pada Wanita Wirausaha (Womenpreneur) dalam Sektor Pertanian di Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Pelaksanaan kewirausahaan di Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian negara dengan salah satu jenis usaha yang dapat dilakukan ialah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan kegiatan usaha yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mencapai nilai PDB sebesar 60,5% dan penyerapatan tenaga kerja sebesar 96.9% dari total penyerapan tenaga kerja nasional. UMKM memiliki keterkaitan dengan sektor pertanian yaitu sebagai pemasok bahan baku untuk berbagai kegiatan produksi yang dilakukan. Jumlah tenaga kerja yang digunakan umumnya didominasi oleh laki-laki, akan tetapi tidak pada dunia kewirausahaan karena pada tahun 2020 persentase tenaga kerja pertanian di Indonesia menunjukkan bahwa wanita sebesar 62,01% sedangkan laki-laki hanya 37,99%. Pada kabupaten Jember mayoritas pemilik UMKM berasal dari wanita yaitu sebanyak 2793 jiwa, sedangkan laki-laki hanya 1526 jiwa. Meskipun jumlah wirausaha wanita sudah banyak akan tetapi dikatakan masih sedikit bila dibandingkan dengan total jumlah penduduk di Indonesia. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat pada wanita wirausaha dalam sektor pertanian di Kabupaten Jember. Penentuan lokasi penelitian menggunakan purposive method yaitu di Kabupaten Jember dikarenakan memiliki jumlah UMKM terbanyak di Jawa Timur pada sektor pertanian, dan metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Metode penentuan sampel dari penelitian ini ialah purposive sampling dengan mengambil sampel sesuai dengan indikator yang dibutuhkan oleh peneliti dikalikan dengan 5 dengan menyebar kuisioner kemudian diolah dan dianalisis menggunakan metode PLS-SEM. Untuk metode sampling yang digunakan ialah snowball sampling dengan kriteria pengambilan sampel sebagai berikut: (1) Wanita yang memiliki usaha pada UMKM sektor pertanian dan bersedia untuk diwawancarai; (2) wanita dengan usia 20 tahun ke atas; (3) berdomisili di Jember. Pada penelitian ini menggunakan beberapa variabel untuk melihat pengaruh terhadap minat wanita wirausaha yaitu variabel efikasi diri, lingkungan keluarga, dan kepribadian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh nyata dan positif terhadap minat wanita wirausaha yaitu memiliki nilai p-value sebesar 0,008 karena pada penelitian ini responden menyatakan bahwa memiliki keraguan ketika hendak membuka usaha, namun keraguan itu hilang seiring berjalannya waktu ketika menjalankan usaha. Hal tersebut sejalan dengan jawaban responden bahwasanya mereka memiliki tingkat keyakinan yang tinggi untuk mampu mendirikan usaha dengan pengalamannya sendiri. Variabel lingkungan keluarga tidak berpengaruh nyata dan positif terhadap minat wanita wirausaha yaitu memiliki nilai p-value sebesar 0,797 karena pada penelitian ini responden menyatakan bahwa keinginan untuk menjadi wirausaha bukan dari adanya dorongan dari lingkungan keluarga, akan tetapi dari diri sendiri untuk memenuhi kebutuhan dan juga mencapai kemandirian finansial. Untuk variabel kepribadian berpengaruh nyata dan positif terhadap minat wanita wirausaha yaitu memiliki nilai p-value sebesar 0,000 karena pada penelitian ini responden menyatakan bahwa tetap percaya diri dapat bangkit dari permasalahan ketika menjalankan usahanya sehingga dapat memberikan solusi untuk masalah tersebut dengan tenang dan tepat.

Description

Reupload Repository 11 Februari 2026_Hasim/Firdiana

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By