Analisis Pengaruh Informasi Akuntansi Dan Non Akuntansi Terhadap Tingkat Underpricing Pada Perusahaan Yang Melakukan Initial Public Offering Di Bursa Efek Indonesia

dc.contributor.authorMohammad Nur Huda
dc.date.accessioned2026-09-26T02:46:21Z
dc.date.issued2018-04-12
dc.description:: Finalisasi repositori 26 September 2026_Kurnadi
dc.description.abstractKehadiran pasar modal saat ini sangat penting bagi perusahaan dan investor. Pasar modal merupakan alternatif bagi perusahaan untuk mendapatkan sumber pendanaan, sedangkan bagi investor untuk mendapatkan keuntungan(return) dari penjualan saham. Investor memperoleh keuntungan ketika harga IPOlebih rendah dibandingkan dengan harga yang terjadi di pasar sekunder pada haripertama. Perusahaan yang melakukan IPO harus membuat prospektus dimana hal tersebut sudah ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Investor dapat mempertimbangkan keputusan investasinya dengan melihat informasi akuntansi dan non akuntansi di dalam prospektus. Investor dapat membuat keputusandengan menganalisis informasi-informasi yang terdapat didalam prospektus. Dalam mempertimbangkan keputusan, investor menganalisis rasio keuangan yangterdapat di informasi akuntansi seperti Return on Assets, Earning per Share, dan financial leverage. Sedangkan di dalam non akuntansi investor menganalisisinformasi non akuntansi yang terdapat di perusahaan, seperti ukuran perusahaan, reputasi auditor, reputasi underwritter, dan umur perusahaan. Informasi-informasidalam prospektus dapat memberikan tambahan point bagi investor dalam melihatkinerja perusahaan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untukmenganalisis pengaruh informasi akuntansi dan non akuntansi terhadap tingkat initial return. Jenis data pada penelitian ini merupakan data kuantitatif dengan menggunakan data sekunder sebagai sumber data yang digunakan. Sampel penelitian ini sebanyak 70 perusahaan yang melakukan IPO di Bursa EfekIndonesia periode 2010-2016 yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Setelah dilakukan analisis regresi linier berganda, dilakukan uji asumsi klasik dan ujihipotesis (uji t) dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa tidak semua informasi akuntansi dan non akuntansi berpengaruh terhadap tingkat nilai underpricing.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr.Hari Sukarno M.M. DPA: Dra.Lilik Farida M.Si.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15230
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ekonomi dan Bisnis
dc.subjectInformasi Akuntansi
dc.subjectTingkat Underpricing
dc.titleAnalisis Pengaruh Informasi Akuntansi Dan Non Akuntansi Terhadap Tingkat Underpricing Pada Perusahaan Yang Melakukan Initial Public Offering Di Bursa Efek Indonesia
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Mohammad Nur Huda-130810201130.pdf
Size:
1.29 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: