Implementasi Bim 5D Dalam Pembangunan Proyek Gedung (Studi Kasus : Gedung Apartement Dolce Vita Proyek Bekasi Mixed Used Development)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Industri konstruksi modern menghadapi tantangan yang semakin kompleks
dan salah satu aspek krusial dalam pengelolaan proyek adalah pengendalian biaya.
Untuk mengatasi masalah ini, teknologi Building Information Modeling (BIM)
menjadi solusi yang efektif. BIM 5D memainkan peran penting dalam
meningkatkan efisiensi dan akurasi Quantity Take-Off (QTO) dan Rencana
Anggaran Biaya (RAB) dalam proyek konstruksi, sehingga mengurangi potensi
kesalahan yang sering terjadi dalam metode konvensional. Pemodelan dilakukan
menggunakan Autodesk Revit untuk mendapatkan visualisasi 3D dan volume
pekerjaan, serta Navisworks untuk melakukan clash detection agar menghindari
kesalahan desain. Data yang digunakan berasal dari gambar tender dan HSPK Kota
Bekasi tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total estimasi biaya
pembangunan lantai 25–30 gedung mencapai Rp16,9 miliar, mencakup pekerjaan
struktur, arsitektur, dan tulangan besi. Penerapan BIM 5D terbukti efektif dalam
meningkatkan akurasi perhitungan volume dan efisiensi perencanaan anggaran.
Dengan demikian, BIM 5D menjadi solusi inovatif yang mendukung pengendalian
biaya dan pengambilan keputusan dalam proyek konstruksi.
Kata kunci: BIM 5D, Revit, QTO, RAB, proyek konstruksi, efisiensi.
Description
Reupload Repositori File 20 Februari 2026_Kholif Basri
