Analisis Risiko Keselamatan Pekerja Konstruksi Pada Pekerjaan Struktur Proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 1 Dengan Metode Hazid, Hira, dan Hazop

Abstract

Proyek konstruksi jalan tol memiliki tingkat risiko tinggi terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), terutama pada proyek berskala besar seperti Paket 1 Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa 38% aktivitas pekerjaan struktur dan tanah pada proyek Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA termasuk dalam kategori risiko ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko keselamatan kerja pada pekerjaan struktur, khususnya pada aktivitas konstruksi *abutment* dan *girder*. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi HAZID (*Hazard Identification*), HIRA (*Hazard Identification and Risk Assessment*), dan HAZOP (*Hazard Operability*) untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko K3. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan. Analisis risiko dilakukan menggunakan Diagram Pareto untuk menentukan risiko yang dominan, sedangkan metode triangulasi digunakan untuk menyusun rekomendasi pengendalian risiko. Hasil penelitian mengidentifikasi 17 variabel risiko yang masuk dalam kategori risiko sedang, dengan 12 risiko dominan seperti tertabrak alat berat, terjatuh, terjepit atau tertindih, tertimpa material, lecet, serta iritasi mata akibat paparan debu. Rekomendasi pengendalian risiko disusun berdasarkan peraturan pemerintah, tinjauan pustaka, dan masukan dari tim HSE, yang mencakup penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap, pemasangan rambu peringatan dan pembatas area, pengarahan keselamatan harian (*safety briefing*), inspeksi rutin, serta pengawasan ketat di lokasi kerja.

Description

Finalisasi oleh agus/September 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By