Nilai Ekonomi Air Irigasi Model Sumur Pompa di Kecamatan Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Air merupakan bagian terpenting dalam budidaya tanaman, ketersedian air sebagai penentu keberhasilan pengembangan lahan pertanian, hal ini agar tanaman pertanian tumbuh dengan baik di setiap musim. Namun terjadinya kelangkaan pasokan air di Rogotrunan, Boreng, dan Blukon, untuk memenuhi kebutuhan air di lahan, petani membuat sumur pompa untuk mendistribusikan air ke lahan untuk memenuhi kebutuhan tanaman padi dan jagung. Hal ini perlu diperhatikan dalam biaya operasional yang tinggi, sehingga adanya perhitungan nilai ekonomi air irigasi sumur pompa menjadi penting karena nilai ekonomi air irigasi. Nilai ekonomi air irigasi adalah nilai atau harga yang terbentuk berdasarkan manfaat atau kegunaan air irigasi tersebut. Tujuan peneliti yaitu (1) Bagaimana nilai ekonomi air irigasi model sumur pompa. (2) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi nilai ekonomi air irigasi model sumur pompa. Daerah penelitian yang dipilih Kecamatan Lumajang yakni Kelurahan Rogotrunan, Desa Boreng, dan Desa Blukon dilakukan metode purposive sampling. Lalu ke dua metode Disproportionate Stratifield Random Sampling. Metode Penelitian menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif. Data diperoleh observasi atau studi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis menggunakan analisis Residual Imputation Approach (RIA) dan analisis Regresi Linier Barganda. Hasil analisis Residual Imputation Approach (RIA) Nilai ekonomi air irigasi model sumur pompa pada musim kemarau lebih tinggi, dikarenakan pada 3 (tiga) daerah tersebut menggunakan air irigasi sumur pompa, biaya operasional tinggi membudidayakan tanaman jagung dan padi, sedangkan mengairi tanaman padi tinggi, Sehingga petani menggunakan air harus secara efisien dan bijak ketika air tersebut dibutuhkan oleh tanaman. Analisis Regresi Linier Berganda faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ekonomi air irigasi pompa adalah Pendidikan (X1) berpengaruh signifikan dengan koefisien -242,837 yang artinya memiliki pengaruh negatif nyata terhadap nilai ekonomi air irigasi pompa karena secara langsung memengaruhi kemampuan petani untuk mengadopsi, memahami teknologi irigasi yang efisien. Pendapatan total (X2) berpengaruh signifikan koefisien 0,175 yang artinya memiliki pengaruh positif nyata terhadap nilai ekonomi air irigasi pompa karena secara langsung memengaruhi petani berinvestasi dalam teknologi irigasi yang lebih efisien.
Description
Reupload file repository 25 Februari 2026_Yudi
