Strategi Pengembangan Ekowisata Sapi Perah Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang

dc.contributor.authorPutri Zamruda
dc.date.accessioned2026-06-04T03:59:12Z
dc.date.issued2020-01-21
dc.descriptionReupload Repositori File 07 Mei 2026_Kholif Basri Approved by Teddy
dc.description.abstractPariwisata salah satu sektor yang memiliki peranan penting dalam usaha peningkatan pendapatan dalam suatu wilayah. Kegiatan pariwisata salah satunya ekowisata sapi perah di Desa Burno sebagai bentuk inovasi untuk meningkatkan nilai tambah peternakan sapi perah dan sebagai wisata edukasi bagi anak-anak serta masyarakat. Ekowisata sapi perah diresmikan pada 30 Desember 2018 merupakan wisata baru yang perlu untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Tujuan dari penelitian untuk dapat mengetahui: 1) identifikasi pengelolaan ekowisata sapi perah. 2) faktor eksternal serta faktor internal pengelolaan ekowisata sapi perah. 3) merumuskan strategi pengembangan ekowisata sapi perah. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis TOWS. Hasil penelitian yaitu 1) Identifikasi ekowisata sapi perah di Desa Burno dengan melihat pengelolaan manajemen ekowisata sapi perah, karakteristik sapi perah yang dibudidayakan, lahan pakan hijauan dan ekowisata sapi perah. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi ekowisata sapi perah seperti faktor peluang seperti membuka lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, adanya dukungan dinas pariwisata dan adanya dukungan Lembaga Masyarakat Desa Hutan. Faktor ancaman seperti terbatasnya akses jalan dan penerangan, adanya wisata edukasi lain yang lebih berkembang, resiko keamanan atau kriminalitas, anomali iklim dan ketersediaan pakan musim kemarau. Faktor kekuatan seperti lingkungan alam yang indah dan asri, tersedianya populasi sapi perah yang sehat, tumbuhnya minat masyarakat untuk mengembangkan ekowisata, adanya kegiatan belajar tentang sapi perah, ketersediaan lahan untuk pakan. Faktor kelemahan seperti modal terbatas, SDM sebagai intepreter masih terbatas, promosi belum optimal, fasilitas wisata belum lengkap dan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai ekowisata masih kurang. 3)Berdasarkan hasil analisis TOWS ekowisata berada pada kuadran I dengan kordinat (2,50; 3,06) yang menunjukkan bahwa ekowisata sapi perah berada pada posisi peluang dan kekuatan strategi yang dapat diterapkan yaitu strategi SO dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut peluang yang dimiliki. Strategi SO yaitu melakukan promosi secara offline dan online, bermitra dengan jasa transportasi dan hotel, dan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan ekowisata dengan memberikan pembekalan diri.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Prof. Dr. Ir. Soetriono, MP. Dosen Pembimbing Anggota: --
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8006
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectPariwisata
dc.subjectpeningkatan pendapatan
dc.subjectEkowisata sapi perah
dc.titleStrategi Pengembangan Ekowisata Sapi Perah Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Putri Zamruda-151510601181.pdf
Size:
3.28 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: