Analisis Produktivitas Proses Produksi Keripik Pisang Menggunakan Fungsi Produksi Cobb-Douglas (Studi Kasus : UMKM Rumah Organik)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
UMKM Rumah Organik merupakan usaha yang bergerak di bidang
pengolahan keripik pisang di Kabupaten Jember. Dalam menjalankan proses
produksinya, UMKM ini memanfaatkan faktor produksi berupa bahan baku, tenaga
kerja, serta alat dan mesin. Selama periode 2024–2025, output produksi mengalami
fluktuasi dan belum selalu mencapai target produksi. Selain itu, masih terdapat idle
time tenaga kerja dan alat serta mesin yang menunjukkan perlunya evaluasi
produktivitas untuk mengetahui kontribusi masing-masing faktor produksi terhadap
output yang dihasilkan.
Penelitian ini bertujuan untuk membangun fungsi produksi Cobb–Douglas,
menganalisis pengaruh bahan baku, tenaga kerja, serta alat dan mesin terhadap
output produksi, serta merumuskan rekomendasi peningkatan produktivitas pada
UMKM Rumah Organik. Analisis dilakukan menggunakan fungsi produksi Cobb–
Douglas, elastisitas produksi, Marginal Product (MP), dan Total Factor
Productivity (TFP). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
memanfaatkan data produksi UMKM Rumah Organik periode 2024–2025 yang
meliputi output produksi, biaya bahan baku, tenaga kerja, serta penggunaan alat dan
mesin. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi
pustaka, kemudian dianalisis menggunakan transformasi logaritma natural dan
regresi linier berganda untuk membentuk fungsi produksi yang selanjutnya
digunakan dalam perhitungan elastisitas, MP, dan TFP.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan fungsi produksi tahun
2024 adalah lnQ = 0,002 + 0,748 lnM + 0,157 lnL + 0,116 lnT, sedangkan tahun
2025 adalah lnQ = 0,0009 + 0,905 lnM + 0,0705 lnL + 0,0583 lnT. Bahan baku
merupakan faktor produksi yang memberikan pengaruh paling besar terhadap
output pada kedua periode penelitian. Nilai elastisitas total sebesar 1,0212 pada
tahun 2024 dan 1,0341 pada tahun 2025 menunjukkan bahwa proses produksi
berada pada kondisi Increasing Returns to Scale, sehingga peningkatan seluruh
faktor produksi sebesar 1% mampu meningkatkan output lebih dari 1%. Sementara
itu, nilai rata-rata TFP mengalami peningkatan dari 0,963 pada tahun 2024 menjadi
0,978 pada tahun 2025, yang menunjukkan adanya peningkatan produktivitas total.
Berdasarkan hasil penelitian, rekomendasi peningkatan produktivitas
meliputi penyusunan jadwal packing bertahap, penerapan line balancing untuk
menyeimbangkan kapasitas proses, penerapan preventive maintenance secara
berkala pada alat dan mesin, serta penerapan sistem kerja fleksibel (multi-skilling)
dan redistribusi tenaga kerja. Rekomendasi tersebut diharapkan mampu
meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya, mengurangi idle time, dan
mendukung peningkatan produktivitas UMKM Rumah Organik secara
berkelanjutan. Secara keseluruhan, fungsi produksi Cobb–Douglas terbukti efektif
dalam mengevaluasi produktivitas dan menjadi dasar dalam penyusunan strategi
peningkatan kinerja produksi pada UMKM Rumah Organik.
Description
Validasi file repositori 19 Agustus 2026_Firli
