Tindak dan Strategi Mengkritik pada Rubrik Mr. Pecut dalam Surat Kabar Jawa Pos
| dc.contributor.author | Handryo Mugiarso | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-25T00:40:17Z | |
| dc.date.issued | 2018-06-02 | |
| dc.description | :: Finalisasi file repositori 25 September 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Rubrik Mr. Pecut merupakan salah satu kolom dalam surat kabar harian Jawa Pos yang berupa komentar singkat atas isu-isu yang sedang hangat diperbincangkan. Rubrik ini dimuat pada halaman depan surat kabar harian Jawa Pos. Kolom ini lebih menekankan bahasa yang menyatakan sindiran pada pihak pihak tertentu. Sindiran ini tidak disampaikan langsung namun disampaikan secara tersirat. Kolom Mr. Pecut dikelola oleh redaksi surat kabar Jawa Pos yang bertujuan mengkritisi dalam bentuk sindiran. Penyajian kolom Mr. Pecut diawali dengan menyebutkan isu teraktual dalam satu kalimat, kemudian di bawahnya diikuti oleh komentar dari redaksi dalam satu kalimat. Penelitian ini mengkaji tentang (1) tindak mengkritik yang disampaikan pada rubrik Mr. Pecut, dan (2) strategi mengkritik pada rubrik Mr. Pecut dalam surat kabar Jawa Pos. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini (1) mendeskripsikan tindak mengkritik yang disampaikan pada rubrik Mr. Pecut, dan (2) mendeskrisikan strategi mengkritik pada rubrik Mr. Pecut dalam surat kabar Jawa Pos. Subjek atau sumber data penelitian ini berasal dari koran Jawa Pos. Setiap harinya Jawa Pos menerbitkan berbagai infomasi yang terdiri dari rubrik atau kolom informasi, salah satunya, yaitu rubrik Mr. Pecut. Data dalam penelitian ini berupa data tulis, yakni teks yang diambil langsung dari wacana tulis di rubrik Mr.Pecut. Setiap edisi perhari membahas dua topik yang berbeda. Pengumpulan data tersebut mencakup bulan Juni 2017. Penelitian ini termasuk penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dipaparkan dalam tiga tahapan penelitian sebagai berikut: 1) Pada tahap penyediaan data digunakan metode simak, dijabarkan ke dalam teknik dasar, yaitu teknik sadap dengan teknik lanjutan Teknik Simak Bebas Libat Cakap dan Catat; 2) Pada tahap analisis data menggunakan metode padan pragmatis sedangkan teknik dasar yang digunakan ialah teknik pilah unsur penentu, serta teknik lanjutannya menggunakan teknik hubung banding menyamakan hal pokok. Metode tambahan yang digunakan dalam analisis data ialah metode analisis wacana dan interpretasi teks; 3) Pada tahap pemaparan hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa, analisis implikatur pada rubrik Mr. Pecut dapat dijelaskan secara implikatur konvensional dan implikatur konvesional (nonkonvensional). Selanjunya pada implikatur konvensional ditunjukkan pada proposisi (+) yang pemaknaannya sudah jelas sesuai dengan topik berita yang terjadi atau bersifat umum. Selain itu, implikatur konvesional ditunjukkan pada proposisi (-) dalam rubrik Mr. Pecut bahwa tuturan tersebut masih dapat diimplikasikan yang bukan bagian dari proposisi (+). Implikasi pada komentar rubrik Mr. Pecut membentuk dugaan atas penilaian dari topik berita. Selanjutnya memahami tindak mengkritik berdasarkan tindak ilokusi berupa tindak ekspresif antara lain; (a) ekspresif mengkritik, (b) ekspresif menyedihkan (c) ekspresif terima kasih (d) ekspresif memuji (e) ekspresif menyalahkan (f) ekspresif rasa kecewa (g) ekspresif mengucapkan selamat. Pengunaan tindak ekspresif mengkritik lebih produktif atau yang sering digunakan dalam tuturan sindiran kolom Mr. Pecut. Selanjutnya strategi mengkritik menggunakan gaya bahasa kiasan sindiran sebagai depkriptif fenomena strategi penggunaan gaya bahasa dan menginterpretasi maksud pada kolom tersebut. Penggunaan gaya bahasa kiasan pada tuturan, yaitu (a) ironi, (b) sinisme, (c) sarkasme. Strategi gaya bahasa yang produktif atau sering digunakan sebagai sindiran, yaitu gaya bahasa ironi. Gaya bahasa ironi sering digunakan karena bertujuan untuk menciptakan efek sindiran berupa kritik yang halus dan rangkaian kata-kata tersebut mengingkari maksud yang sebenarnya. Oleh sebab itu, rubrik Mr. Pecut menggunakan strategi tersebut untuk menyembunyikan makna sebenarnya, agar pembaca sulit menentukan apakah itu sebuah ejekan atau peryataan biasa akan maksud yang sebenarnya. Sehingga menarik perhatian orang lain untuk membaca rubrik Mr. Pecut. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Drs. Budi Suyanto, M.Hum. DPA: Ali Badrudin, S.S., M.A. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15193 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Budaya | |
| dc.subject | Kolom Mr. Pecut | |
| dc.subject | Jawa Pos | |
| dc.title | Tindak dan Strategi Mengkritik pada Rubrik Mr. Pecut dalam Surat Kabar Jawa Pos | |
| dc.type | Other |
