Potensi Briket dari Limbah Kulit Pisang dan Tempurung Kelapa Dengan Variasi Tekanan Terhadap Kualitas Briket

Abstract

Ketergantungan pada bahan bakar fosil telah menimbulkan masalah lingkungan dan ekonomi, sehingga menjadikan biomassa sebagai alternatif energi terbarukan yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas briket yang terbuat dari limbah kulit pisang, limbah tempurung kelapa, dan campurannya dengan menggunakan tekanan pemadatan sebesar 50, 75, 100, dan 125 kg/cm². Kualitas briket dinilai berdasarkan standar SNI No. 1/6235/2000, dan data dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh briket memenuhi standar kadar air ≤ 8%. Briket tempurung kelapa pada semua variasi tekanan serta briket campuran pada tekanan 125 kg/cm² memenuhi standar kadar abu ≤ 8%, sedangkan briket kulit pisang dan briket campuran pada tekanan yang lebih rendah melampaui batas tersebut. Hampir seluruh briket memenuhi persyaratan nilai kalor ≥ 5000 kal/g, kecuali briket kulit pisang murni pada tekanan 75 kg/cm² yang menghasilkan 4986,47 kal/g. Peningkatan tekanan pemadatan meningkatkan kerapatan briket sehingga menghasilkan laju pembakaran yang lebih rendah, sedangkan tekanan yang lebih rendah menghasilkan briket dengan pori-pori lebih besar dan laju pembakaran yang lebih cepat.

Description

Finalisasi oleh agus/Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By