Persediaan Bahan Baku dan Strategi Pengembangan Industri Mikro Sambel Mbegor
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Cabai merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis tinggi, namun produksinya sering kali terbatas karena beberapa faktor seperti musim, biaya, dan permintaan. Produksi yang tidak stabil ini menyebabkan harga cabai sangat berfluktuasi. Fluktuasi harga dan ketersediaan pasokan berdampak langsung pada industri pengolahan cabai mikro yang mengandalkan pasokan bahan baku yang stabil untuk mempertahankan produksi berkelanjutan. Pengelolaan stok yang tepat, seperti penentuan waktu pemesanan ulang dan jumlah pengadaan yang tepat, diperlukan untuk memastikan kelancaran proses produksi, menjaga kualitas produk, dan memenuhi permintaan pasar secara konsisten. Strategi pengembangan industri mikro pengolahan cabai juga menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan usaha dan meningkatkan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persediaan bahan baku dan strategi pengembangan yang tepat bagi industri mikro Sambel Mbegor. Metode yang digunakan meliputi analisis persediaan bahan baku dengan metode lot sizing EOQ, LFL, dan POQ, serta Force Field Analysis (FFA). Analisis persediaan bahan baku bertujuan untuk menentukan metode yang paling ekonomis dalam mengelola frekuensi, kuantitas, dan biaya pemesanan. FFA digunakan untuk menyusun strategi berdasarkan faktor pendorong dan penghambat yang diprioritaskan melalui pembobotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teknik LFL merupakan metode paling ekonomis dalam persediaan bahan baku pada industri mikro Sambel Mbegor dengan penghematan biaya total sebesar Rp 861.425 atau 30,70% selama periode 1 bulan. Strategi pengembangan bisnis yang sesuai pada industri mikro Sambel Mbegor adalah dengan memaksimalkan faktor pendorong tertinggi, yaitu faktor adanya karakteristik produk serta meminimalkan faktor penghambat tertinggi, yaitu faktor selera konsumen berubah.
Description
Reupload file repository 20 Februari 2026_Yudi
