Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tim Utama Basket Universitas Jember Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process dan Simple Additive Weighting

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Komputer

Abstract

Pemilihan tim utama bola basket merupakan proses yang kompleks dan sering dipengaruhi oleh subjektivitas pelatih. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan membangun sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis website menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) guna mendukung proses pemilihan tim utama basket Universitas Jember secara objektif dan terstruktur. Sistem dikembangkan menggunakan framework Flask dengan enam fitur utama yang saling terintegrasi. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kepentingan dari 25 subkriteria yang terbagi pada lima posisi pemain, yaitu Point Guard, Shooting Guard, Small Forward, Power Forward, dan Center. Bobot yang dihasilkan kemudian digunakan oleh metode SAW untuk melakukan normalisasi dan perankingan terhadap 32 calon pemain dari berbagai fakultas di Universitas Jember. Hasil perankingan menunjukkan bahwa tim utama putra terdiri dari Abidzar Rahimi sebagai Point Guard (0,946), Alvin sebagai Shooting Guard (1), Kwanggaliwa sebagai Small Forward (1), Raymond sebagai Power Forward (1), dan Nuno sebagai Center (1). Sementara itu, tim utama putri terdiri dari Syifa sebagai Point Guard (0,808), Lintang sebagai Shooting Guard (0,938), Nisa sebagai Small Forward (0,966), Ria sebagai Power Forward (0,550), dan Sasa sebagai Center (1). Kelayakan sistem diuji melalui dua tahapan. Pertama, pengujian sistem secara mandiri membuktikan seluruh fitur berjalan tanpa kesalahan fungsional. Kedua, User Acceptance Test (UAT) yang dilakukan oleh pelatih basket Universitas Jember menghasilkan persentase penerimaan sebesar 90,4% dengan kategori Very Good, sehingga sistem dinyatakan layak untuk digunakan secara nyata. Sensitivity Analysis dilakukan dengan mengubah bobot kriteria tertinggi pada masing-masing posisi sebesar +10% dan -10%. Dari 64 data poin ranking yang diuji, sebanyak 60 data poin menunjukkan ranking yang tidak berubah, sehingga tingkat kestabilan sistem mencapai 93,75%. Pergeseran hanya terjadi pada posisi Point Guard di antara peringkat 4–6, sementara keempat posisi lainnya sepenuhnya stabil. Hal ini membuktikan bahwa sistem bersifat robust dan hasil rekomendasinya dapat diandalkan.

Description

Validasi file repositori 10 Juli 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By