Hubungan Asupan Natrium, Kalium dan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia (Studi di Wilayah UPTD Puskesmas Tlogosari Kabupaten Bondowoso)

dc.contributor.authorRr. Charismazari Septea Rahayu
dc.date.accessioned2026-07-15T07:51:06Z
dc.date.issued2024-11-12
dc.descriptionRepo 15 Juli 2026_ Rudy K Validasi dan Finalisasi Ratna 15 Juli 2026
dc.description.abstractHipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menyebabkan tingginya angka kematian di dunia. Menurut data Riskesdas RI tahun 2018, prevalensi hipertensi pada kelompok umur lansia mengalami peningkatan kasus yang cukup tinggi yaitu umur 55-64 tahun sebesar 55,2%, kelompok umur 65-74 tahun sebesar 63,2%, dan kelompok umur 75 tahun ke atas sebesar 69,5%. Oleh karena itu, upaya pengendalian terhadap faktor risiko hipertensi perlu dioptimalkan untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia. Permasalahan hipertensi dapat dipengaruhi oleh faktor yang tidak dapat diubah dan faktor yang dapat diubah. Faktor utama yang dapat diubah adalah asupan zat gizi dan status gizi karena berperan besar dalam mengendalikan risiko hipertensi. Zat gizi spesifik yang berhubungan signifikan dengan hipertensi yakni asupan natrium dan kalium.
dc.description.sponsorshippembimbing utama Dr. Farida Wahyu Ningtyias, S.KM., M.Kes
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11357
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectAsupan Natrium
dc.titleHubungan Asupan Natrium, Kalium dan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia (Studi di Wilayah UPTD Puskesmas Tlogosari Kabupaten Bondowoso)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Rr. CHARISMAZARI SEPTEA RAHAYU - 202110102026.pdf
Size:
980.59 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: