Dinamika Kelompok Tani Wana Agung Sejahtera di Desa Rejoagung Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Kabupaten Bondowoso merupakan daerah yang berada di Provinsi Jawa Timur dan memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah pada sektor pertanian terutama pada perkebunan kopi. Petani dalam membudidayakan kopi tidak seorang diri namun tergabung dalam sebuah kelompok agar dapat mempermudah berbudidaya kopi dari hulu hingga hilir. Pembentukan kelompok biasanya terdapat di kota atau daerah-daerah yang potensial. Desa Rejoagung merupakan daerah yang berada di Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso. Kelompok tani yang berada di Desa Rejoagung salah satunya adalah Kelompok Tani Wana Agung Sejahtera. Memiliki anggota terbanyak diantara kelompok tani lain di Desa Rejoagung. Berdiri pada tahun 2018 hingga sekarang dengan tujuan untuk sharing-sharing pengalaman, menjadi wadah informasi dan mensejahterakan anggota. Pada awal terbentuk kelompok tani terdapat pertemuan rutin namun tidak semua anggota hadir yang dapat mempengaruhi proses pencapaian tujuan. Akhir-akhir ini pertemuan kelompok tidak dilaksanakan sehingga minim terjadi interaksi dan menurunnya komunikasi dan kreativitas anggota kelompok. Adanya konflik antar anggota berupa perbedaan pendapat tentang budidaya kopi yang benar saat kegiatan berlangsung. Beberapa anggota yang tergabung hanya bertujuan untuk mendapatkan bantuan saja. Dari hal itu terbentuk suatu dinamika dalam kelompok. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti ingin menganalisis dinamika Kelompok Tani Wana Agung Sejahtera di Desa Rejoagung Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso. Menggunakan teori dinamika kelompok menurut Johnson & Johnson (2012) memiliki tujuh unsur yang dapat mempengaruhi dinamika suatu kelompok meliputi tujuan kelompok, komunikasikelompok, kepemimpinan, penggunaan kekuasaan, membuat keputusan, kreativitas dan mengatur konflik kepentingan. Pemilihan lokasi penelitian dan penentuan informan dilakukan dengan sengaja atau purposive method. Metode pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis Miles, Huberman dan Saldana (2014) meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya, dilakukan triangulasi untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dinamika Kelompok Tani Wana Agung Sejahtera ditinjau dari tujuh unsur dinamika yang ada pada kelompok meliputi; Tujuan kelompok untuk sharing-sharing ilmu dan pengalaman, wadah informasi dan mensejahterakan anggota. Kejelasan tujuan ditetapkan saat musyawarah. Tujuan kelompok tidak tertulis namun anggota kelompok sadar akan tujuan tersebut. Usaha untuk mencapai tujuan dengan mengikuti kegiatan kelompok dan berbudidaya dengan baik. Komunikasi kelompok pengirim pesan dari Dinas Pertanian atau Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) dan ketua ketua kelompok serta penerima pesan adalah anggota kelompok. Menjunjung tinggi rasa kekeluargaan dan memberikan bukti nyata dalam pemecahan masalah. Menggunakan jaringan komunikasi terbuka dan menyelipkan humor. Kepemimpinan menggunakan gaya kepemimpinan demokratis dengan pembawaan edukatif dan mengayomi. Saling memotivasi dan menginspirasi serta mampu menyesuaikan diri dengan masalah kelompok. Penggunaan kekuasaan menggunakan karakteristik terbagi dan tidak dapat dihindari. Kekuasaan ketua dan anggota digunakan dengan baik. Penyelesaian masalah dilakukan secara kekeluargaan serta norma kelompok pertemuan kelompok seluruh anggota harus hadir. Membuat keputusan tidak didominasi individu menggunakan metode pendapat terbanyak dan voting. Kreativitas penyelesaian masalah secara solusi kreatif. Berkembang melalui proses belajar bersama. Adanya inovasi serta pemasaran menunjukkan kemajuan dalam kreativitas kelompok. Brainstorming dilakukan secara terbuka. Mengatur konflik kepentingan diselesaikan secara kekeluargaan dengan strategi mediasi dan musyawarah. Negosiasi mengutamakan kebersamaan sehingga anggota kelompok ikut andil.

Description

Entry oleh Arif 2026 Februari 23

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By