Pengaruh Neem Gum Terhadap Kadar Ast Dan Alt Tikus Wistar Yang Diinduksi High Fat Fructose Diet
| dc.contributor.author | Divanda Natasyafira | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-17T03:46:04Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-06 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 09 Juni 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Pola diet masyarakat modern menunjukkan pergeseran menuju konsumsi makanan tinggi lemak dan tinggi gula, yang dikenal sebagai high fat fructose diet (HFFD). Pola konsumsi ini umumnya mengandung lebih dari 45% lemak dan lebih dari 10% fruktosa dari total energi harian, melebihi batas asupan yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO). Berbagai makanan yang mengandung tinggi lemak dan tinggi fuktosa seperti makanan cepat saji, bersantan, minuman kemasan dengan pemanis buatan seringkali dikonsumsi secara berlebihan. Asupan lemak dan fruktosa yang berlebih berpotensi menyebabkan akumulasi lemak di hepar, yang seiring waktu dapat memicu inflamasi dan berprogresi menjadi kerusakan hepatoseluler. Kondisi ini umumnya ditandai dengan peningkatan kadar enzim aspartate aminotransferase (AST) dan alanine aminotransferase (ALT) di sirkulasi. Upaya pencegahan kerusakan hepar akibat HFFD dapat dilakukan melalui mekanisme antiinflamasi dan pengaturan metabolisme lemak. Salah satu senyawa alami yang diperkirakan memiliki potensi tersebut adalah neem gum, yang kaya akan polisakarida kompleks. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian neem gum terhadap kadar AST dan ALT pada tikus yang diinduksi HFFD. Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan post test only group untuk menilai kadar AST dan ALT tikus. Objek penelitian terdiri dari 18 ekor tikus yang dialokasikan secara random berdasarkan stratifikasi berat badan ke dalam 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol normal (KN) yang diberikan pakan standar, kelompok kontrol negatif (K-) yang diberikan HFFD, serta kelompok perlakuan (P) yang diberikan HFFD + neem gum. Durasi penelitian dilaksanakan selama 28 hari, kemudian dilakukan terminasi pada hari ke-29 untuk dilakukan pengambilan sampel darah. Selanjutnya, dilakukan pengukuran kadar enzim AST dan ALT menggunakan metode kinetik enzimatik dengan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata – rata kadar AST dan ALT pada seluruh kelompok masih berada dalam rentang referensi normal. Kelompok pakan standar (KN) memiliki nilai tertinggi, diikuti kelompok HFFD + neem gum (P), serta kelompok HFFD (K-) dengan nilai paling rendah. Uji komparasi One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada kedua parameter. Akan tetapi, pada uji post-hoc, perbandingan nilai AST antara kelompok HFFD (K-) dengan kelompok HFFD + neem gum (P) tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik. Sebaliknya, pada nilai ALT diperoleh perbedaan yang signifikan, namun arah perbedaan menunjukkan bahwa nilai ALT pada kelompok HFFD + neem gum (P) lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian neem gum pada tikus Wistar yang diinduksi HFFD tidak mampu menurunkan kadar AST dan ALT. Penelitian lanjutan perlu dilakukan dengan durasi induksi HFFD yang lebih panjang, disertai pengukuran parameter biokimia pendukung seperti profil lipid, insulin, penanda inflamasi sistemik, dan aktivitas fisik hewan coba. Selanjutnya, pemeriksaan histopatologi hepar diperlukan untuk menilai perubahan struktural jaringan secara langsung, serta penggunaan kelompok neem gum tanpa induksi HFFD untuk mengevaluasi efek hepatoprotektif neem gum pada kondisi non-HFFD. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : dr. Jauhar Firdaus, M.Biotek Dosen Pembimbing Anggota: -- | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9148 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran | |
| dc.subject | high fat fructose diet (HFFD) | |
| dc.subject | World Health Organization (WHO) | |
| dc.subject | enzim aspartate aminotransferase (AST) | |
| dc.subject | dan alanine aminotransferase (ALT) | |
| dc.title | Pengaruh Neem Gum Terhadap Kadar Ast Dan Alt Tikus Wistar Yang Diinduksi High Fat Fructose Diet | |
| dc.type | Other |
