Pengaruh Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Terhadap Perubahan Tutupan Lahan dan Kesesuaiannya Dengan Rencana Pola Ruang (Studi Kasus: Kecamatan Manyar, Kecamatan Gresik, Kecamatan Bungah, dan Kecamatan Sidayu)

dc.contributor.authorAfin Rizqiyah Divani
dc.date.accessioned2026-02-20T03:25:29Z
dc.date.issued2025-01-15
dc.descriptionReaploud Repository February_agus
dc.description.abstractReformasi ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan kota melalui terbukanya peluang investasi asing yang berdampak positif pada perkembangan wilayah. Di Indonesia, pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi melalui pembangunan infrastruktur berskala besar, salah satunya melalui penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Salah satunya adalah Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Kabupaten Gresik, yang dirancang untuk meningkatkan pertumbuhan wilayah melalui pengembangan industri, penciptaan lapangan kerja, dan penyediaan infrastruktur pendukung. Namun perubahan penggunaan lahan akibat multiplier effect dari pembangunan KEK JIIPE dan industri lainnya dapat menyebabkan perubahan penggunaan lahan yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adanya pembangunan KEK JIIPE terhadap perubahan tutupan lahan dan kesesuaiannya dengan rencana pola ruang RTRW Kabupaten Gresik Tahun 2010-2030. Penelitian ini menggunakan metode penginderaan jauh dengan memanfaatkan data citra satelit Landsat 7 tahun 2012, Landsat 8 tahun 2018 dan 2024. Analisis overlay pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui perubahan tutupan lahan setelah dibangunnya KEK JIIPE dan untuk mengetahui kesesuaian perubahan tutupan lahan dengan rencana pola ruang RTRW. Hasil analisis overlay diketahui bahwa Pembangunan KEK JIIPE mendorong peningkatan luas lahan industri hingga 1.345,7 Ha pada 2012–2018 dan 731,43 ha pada 2018–2024 serta permukiman hingga 885,89 Ha pada 2012-2018 dan 362,14 Ha pada 2018-2024. Sebaliknya, terjadi penurunan signifikan terhadap lahan tambak pada periode 2012-2018 sebesar 863,18 Ha dan 1.297,27 Ha pada 2018-2024. Kesesuaian pada lahan yang mengalami perubahan terhadap rencana pola ruang RTRW Kabupaten Gresik tahun 2010-2030 yaitu sebesar 2.478,77 Ha (65,41%) sesuai dan 1.310,75 (34,59%) tidak sesuai.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Ir. Sri Sukmawati, S.T., M.T Dosen Pembimbing Anggota : Ir. Ratih Novi Listyawati, S.T,. M.Eng
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3885
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Teknik
dc.subjectKawasan Ekonomi Khusus (KEK)
dc.subjectLandsat
dc.subjectPerubahan Tutupan Lahan
dc.subjectPenginderaan Jauh
dc.titlePengaruh Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Terhadap Perubahan Tutupan Lahan dan Kesesuaiannya Dengan Rencana Pola Ruang (Studi Kasus: Kecamatan Manyar, Kecamatan Gresik, Kecamatan Bungah, dan Kecamatan Sidayu)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Afin Rizqiyah Divani - 201910501020.pdf
Size:
2.91 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: