Pengujian Efikasi Kombinasi Minyak Parafin dan Ekstrak Daun Mahoni (Swietenia mahagoni Linnaeus Jacq.) dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura Fabricius)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Ulat grayak (Spodptera litura Fabricius) merupakan hama bersifat polifag karena memiliki kisaran inang yang luas pada berbagai jenis tanaman pangan, sayuran, dan perkebunan. Hama ulat grayak dilaporkan dapat menyerang lebih dari 200 spesies tanaman diantaranya kubis, tomat, jagung, cabai, terong, kentang, dan banyak tanaman lainnya. Pengendalian terhadap serangan hama Spodoptera litura pada tingkat petani umumnya menggunakan insektisida sintetik yang dapat merusak organisme non target, resistensi hama, resurgensi hama dan meninggalkan residu pada tanaman dan lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan hama tersebut, pemerintah sekarang ini sudah menggalakkan pengendalian hama secara terpadu (PHT). Alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan insektisida nabati seperti daun mahoni, selain itu juga dapat menggunakan minyak parafin serta mengkombinasikan keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak daun mahoni tunggal lebih efektif dibandingkan perlakuan minyak parafin tunggal dalam menyebabkan mortalitas larva Spodoptera litura, terutama pada konsentrasi 10% yang mampu menyebabkan mortalitas mencapai 93,3%, sedangkan perlakuan minyak parafin tunggal hanya mencapai 83,3%. Nilai LC50 ekstrak daun mahoni dan minyak parafin tunggal berturut-turut 3,058% dan 0,896%. Nilai LC50 kombinasi ekstrak daun mahoni dan minyak parafin pada metode oral yaitu 1,887% sedangkan metode topikal 0,681%. Indeks kombinasi metode oral pada taraf LC50 1,362% bersifat aditif, sedangkan indeks kombinasi metode topikal pada taraf LC50 0,422% bersifat sinergistik lemah.

Description

Reupload File Repositori 3 Februari 2026_Teddy/Hendra

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By