Keberadaan Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Di Kabupaten Jember Tahun 1984-2025
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Skripsi ini mengkaji Keberadaan Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kabupaten Jember serta perkembangannya untuk mewadahi seniman dalang yang ada di Kabupaten Jember Tahun 1984-2025. Penelitian ini menjelaskan latar belakang, dinamika, dan peran PEPADI tingkat Kabupaten terhadap seniman dalang beserta seniman yang ada dalam satu kesenian wayang kulit. Metode yang digunakan Adalah metode Sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dengan pendekatan organisasi serta menggunakan Teori Budaya Organisasi oleh Edgar Schein. Keberadaan PEPADI di Kabupaten Jember dilatarbelakangi oleh upaya para seniman dalang dalam menjaga kelestarian kesenian wayang kulit di Kabupaten Jember. Pada awal masuknya PEPADI di Kabupaten Jember sempat banyak penolakan dan dianggap kurang relevan dengan bidang pedalangan. Sehingga, tidak banyak yang mengikuti proses berdirinya PEPADI Kabupaten Jember. Perkembangan PEPADI Kabupaten Jember dibagi menjadi dua bagian besar bagian pertama pada era Orde Baru tahun 1984 hingga 1999 merupakan awal dari adanya PEPADI Jember. Bagian kedua yakni pada era Reformasi tahun 2000 hingga 2025 adanya perkembangan yang cukup signifikan dan perkembangan pesat dimulai pada tahun 2022 hingga 2025, di tahun 2020 hungga 2021 mengalami penurunan perkembangan serta adanya wabah pandemi Covid-19 dan kevakuman. Di tahun 2024 PEPADI Kabupaten Jember Kembali berinteraksi dan menjalankan tugasnya kembali dalam mengayomi para seniman wayang khususnya dalang yang ada di Kabupaten Jember. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran ketua umum PEPADI kabupaten dalam setiap periodenya menghasilkan pencapaian yang tidak sama. Sehingga, ketua sangat menentukan berjalannya suatu organisasi dan kebijakan yang telah dibuat untuk kesejahteraan para pelaku seni wayang kulit di kabupaten jember terkhusus di Jember Selatan.
Description
:: Finalisasi file repositori 23 Juli 2026_Kurnadi
