Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Sekolah Dasar
| dc.contributor.author | Ita Trisna Prasetyaningrum | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-08T04:04:11Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-21 | |
| dc.description | Reupload File Repository 8 Juni 2026_Yudi, FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 08 | |
| dc.description.abstract | Pada pembelajaran Abad-21 guru dituntut untuk menjadi lebih kreatif, inovatif, dan memiliki keterampilan sesuai dengan perkembangan IPTEK. Guru harus menggunakan metode, media pembelajaran, dan bahan ajar yang dapat menghubungkan materi dengan kehidupan nyata peserta didik. Namun, realitas yang terjadi dilapangan, masih banyak guru yang belum beralih dari metode, media, dan bahan ajar yang konvensional. Maka, diperlukan metode baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satunya dengan menggunakan e-modul berbasis problem solving sebagai bahan ajar dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validasi, kepraktisan, dan keefekttifan e-modul berbasis problem solving pada mata pelajaran IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dengan desain penelitian 4D. Teknik pengumpulan data penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini, antara lain observasi, kuisioner (angket), tes hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis.Penilaian e-modul berbasis problem solving yang sudah divalidasi oleh tim ahli media pembelajaran mendapatkan rata-rata persentase sebesar 91,4% dengan kategori valid. E-modul berbasis problem solving yang sudah divalidasi diuji cobakan pada kelas kecil dan mendapatkan rata-rata persentase kepraktisan sebesar 87,5% dengan kategori sangat praktis. Nilai keefektifan diperoleh dari rata-rata skor N-Gain hasil belajar sebesar 0,76 dengan kategori tinggi dan skor N-Gain keterampilan berpikir kritis 0,77 dengan kategori tinggi. Keefektifan juga didapat dari angket respon peserta didik dengan rata-rata persentase sebesar 87%. Sedangkan, pada kelas bersar e-modul berbasis problem solving diterapkan mendapatkan nilai kepraktisan e-modul sebesar 88,6% dengan kriteria sangat praktis. Nilai keefektifan diperoleh dari rata-rata skor N-Gain hasil belajar sebesar 0,77 dengan kategori tinggi dan skor N-Gain keterampilan berpikir kritis 0,78 dengan kategori tinggi. Keefektifan juga didapat dari angket respon peserta didik dengan rata-rata persentase sebesar 86%. Hasil ini menunjukkan bahwa e-modul berbasis problem-solving yang dikembangkan pada siswa kelas V sekolah dasar dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Pramudya Dwi Aristya Putra, S.Pd., M.Si., Ph.D., M.C.E. Dosen Pembimbing Anggota : Bevo Wahono, S.Pd., M.Pd., Ph.D. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8269 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | E-modul | |
| dc.subject | Problem solving | |
| dc.subject | Berpikir Kritis | |
| dc.subject | Hasil Belajar | |
| dc.subject | IPAS | |
| dc.title | Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Sekolah Dasar | |
| dc.type | Thesis |
