Pengaruh Menyanyi terhadap Penurunan Tekanan Darah sebagai Upaya Penurunan Risiko Glaukoma

Abstract

Glaukoma adalah salah satu masalah kesehatan yang insidensinya meningkat dengan cepat dalam dekade terakhir seiring dengan bertumbuhnya populasi dan usia penduduk. Salah satu faktor risiko terjadinya glaukoma adalah hipertensi. Prevalensi hipertensi pada penduduk Indonesia yang berusia usia 25-34 tahun 20,1% dan usia 35-44 tahun 31,5% (Riskesdas, 2018). Upaya preventif hipertensi yang dapat dijadikan opsi alternatif adalah menyanyi. Melalui penelitian ini didapati aktivitas menyanyi selama 20 menit dapat secara signifikan mengurangi tekanan darah sistolik (mean difference 4,677 mmHg; p=0,017) dan tekanan darah diastolik (mean difference 2,258 mmHg; p=0,046) pada anggota paduan suara berusia ≥35 tahun dengan tekanan darah normal tinggi (elevated blood pressure) atau yang sebelumnya disebut dengan prehipertensi. Penurunan tekanan darah sistolik lebih besar dibandingkan diastolik karena pengaruh dominan menyanyi terhadap curah jantung melalui aktivasi parasimpatis. Dengan demikian, menyanyi dapat direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah pada populasi dengan tekanan darah normal tinggi sebagai upaya preventif risiko glaukoma.

Description

Finalisasi Maya_07 Oktober 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By