Lekra dan Pers: Strategi Politik Njoto dalam Membangkitkan PKI Pasca Peristiwa Madiun Tahun 1948 – 1955
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini membahas strategi politik Njoto dalam membangkitkan kembali Partai Komunis Indonesia (PKI) pasca Peristiwa Madiun 1948. Sebagai tokoh yang tidak terlibat langsung dalam peristiwa tersebut, Njoto mengambil peran penting dalam menyusun ulang strategi partai melalui pemanfaatan pers khususnya Harian Rakjat dan organisasi kebudayaan Lekra. Langkah ini menjadi alternatif dari strategi revolusi fisik yang sebelumnya selalu berujung kegagalan. Melalui pendekatan damai berbasis agitasi dan propaganda, Njoto berupaya membangun kembali citra PKI sebagai partai yang berpihak pada rakyat dan kebudayaan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: (1) Mengapa Njoto menggunakan pers dan Lekra sebagai alat dalam strategi membangkitkan PKI; (2) Bagaimana realisasi strategi politik Njoto melalui pers dan Lekra dalam membangkitkan PKI pasca peristiwa Madiun 1950 - 1955; dan (3) Bagaimana pengaruh strategi politik Njoto dalam membangkitan PKI pasca peristiwa Madiun 1948-1955. Penelitian ini menggunakan pendekatan strategi politik dari Peter Schröder dan teori agitasi-propaganda dari V.I. Lenin, dengan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dirancang Njoto berhasil meningkatkan kembali kekuatan dan pengaruh PKI. Media pers digunakan untuk menyebarkan gagasan marxisme dan program partai secara luas, sementara Lekra menjadi alat perjuangan budaya yang membumikan ideologi partai di tengah rakyat. Realisasi strategi ini berdampak signifikan terhadap peningkatan basis dukungan dan perolehan PKI dalam Pemilu 1955.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi politik yang dirancang oleh Njoto terbukti menjadi pendekatan baru bagi PKI untuk bangkit dari keterpurukan pasca Peristiwa Madiun. Pendekatan melalui media pers dan kebudayaan memungkinkan PKI tidak hanya kembali diterima oleh masyarakat, tetapi juga diakui sebagai salah satu kekuatan politik utama pada masa Demokrasi Liberal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian sejarah politik Indonesia, khususnya mengenai strategi kebangkitan partai politik pada era pasca-revolusi.
Adapun saran dan kritik dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi refrensi sejarah terkait kajian sejarah politik pada masa orde lama dengan fokus strategi politik partai komunis Indonesia khususnya pasca peristiwa Madiun 1948.
Description
Reupload file repositori 02 Mar 2026_Maya
