Makna Simbolik Halal Sebagai Bentuk Adaptasi Sosial Konsumen Muslim di Tabanan, Bali
| dc.contributor.author | Nisrina Husna Alifia | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-28T00:25:27Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-14 | |
| dc.description | :: Finalisasi file repositori 28 Juli 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi oleh konsumen Muslim di Kabupaten Tabanan, Bali, dalam menemukan makanan halal saat tinggal di tengah mayoritas non-Muslim. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konsumen Muslim di Tabanan memahami dan memaknai simbol halal dalam kehidupan sehari-hari mereka di lingkungan yang didominasi non-Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana umat Islam memberikan makna pada halal melalui interaksi sosial dan pengalaman mereka dalam beradaptasi dengan masyarakat multikultural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Lima informan Muslim yang tinggal dan beraktivitas sehari-hari di Desa Banjar Anyar dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan teori interaksionisme simbolik Herbert Blumer, yang memiliki tiga premis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan halal dibangun melalui tiga cara: sertifikasi resmi pemerintah, simbol-simbol visual yang berkaitan dengan identitas Muslim, dan kepercayaan sosial di dalam masyarakat. Pemaknaan halal juga berubah berdasarkan pengalaman pribadi para informan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perubahan pemaknaan halal berasal dari adaptasi sosial yang terus berlangsung melalui interaksi, yang terlihat dalam tiga perilaku utama konsumen Muslim: menghindari rumah makan dengan status halal yang belum jelas, lebih berhati-hati dalam memilih makanan, dan tidak lagi hanya mengandalkan simbol-simbol visual melainkan mempercayai hasil dari interaksi sosial yang erat. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Dr. Dodik Harnadi, S.Sos., M.Sosio. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12123 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | Konsumen Muslim | |
| dc.subject | Makna Halal | |
| dc.subject | Adaptasi Sosial | |
| dc.subject | Interaksionisme Simbolik | |
| dc.title | Makna Simbolik Halal Sebagai Bentuk Adaptasi Sosial Konsumen Muslim di Tabanan, Bali | |
| dc.type | Other |
