Analisis User Experience Siswa SMP terhadap Penggunaan Virtual Reality Berbantuan Millealab pada Materi Gaya Lorentz
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pembelajaran IPA di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih
menghadapi berbagai kendala, terutama pada materi yang bersifat abstrak dan
membutuhkan kemampuan visualisasi yang tinggi, salah satunya adalah materi
gaya Lorentz. Konsep gaya Lorentz melibatkan hubungan antara arus listrik, medan
magnet, dan arah gaya yang bekerja pada muatan listrik, sehingga sulit dipahami
apabila hanya disampaikan melalui metode pembelajaran konvensional.
Keterbatasan media pembelajaran yang digunakan menyebabkan siswa kurang
terlibat secara aktif. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran inovatif yang
mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret, interaktif, dan
bermakna.
Virtual reality merupakan salah satu teknologi yang berpotensi menjawab
permasalahan tersebut karena mampu menyajikan visualisasi tiga dimensi yang
imersif dan memungkinkan interaksi langsung dengan objek pembelajaran.
Pemanfaatan platform millealab sebagai media berbasis virtual reality diharapkan
dapat membantu siswa memahami konsep gaya Lorentz melalui simulasi visual
yang realistis. Namun demikian, pentingnya untuk mengetahui bagaimana
pengalaman siswa saat menggunakan teknologi tersebut. Oleh karena itu, penelitian
ini berfokus pada analisis user experience siswa SMP terhadap penggunaan virtual
reality berbantuan millealab pada materi gaya Lorentz.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan user experience siswa
SMP dalam menggunakan virtual reality berbantuan Millealab pada materi gaya
Lorentz, ditinjau dari aspek imersif, interaksi, imajinasi, perceived usefulness,
perceived ease of use, dan intention to use. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif kualitatif dan dilaksanakan di SMP Negeri 12 Jember pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas 58 siswa kelas IX B
dan IX E yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data
dilakukan melalui instrumen kuesioner. Kuesioner disusun dalam skala tiga pilihan
jawaban, yaitu setuju, netral, dan tidak setuju. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan statistik deskriptif dan disajikan dalam bentuk diagram batang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siswa memberikan
respons positif terhadap penggunaan virtual reality dalam pembelajaran gaya
Lorentz. Aspek imersif memperoleh respons setuju yang tinggi, menandakan bahwa
siswa merasa terlibat dan fokus selama berada dalam lingkungan virtual. Aspek
imajinasi juga menunjukkan hasil yang baik, di mana virtual reality membantu
siswa memvisualisasikan hubungan antara gaya, arus, dan medan magnet serta
memahami arah kerja gaya Lorentz. Aspek perceived ease of use memperoleh
penilaian sangat positif, yang menunjukkan bahwa virtual reality mudah digunakan
oleh siswa. Selain itu, aspek intention to use menunjukkan bahwa sebagian besar
siswa memiliki minat dan keinginan untuk kembali menggunakan virtual reality.
Namun demikian, pada aspek interaksi dan perceived usefulness masih ditemukan
respons netral yang cukup dominan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun virtual
reality menarik dan memberikan pengalaman visual yang kuat, sebagian siswa
belum sepenuhnya merasakan manfaat praktisnya secara langsung terhadap
pemahaman konsep, serta belum merasakan interaksi yang optimal pada seluruh
fitur yang tersedia.
Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penggunaan virtual reality
berbantuan millealab mampu memberikan pengalaman belajar yang imersif,
menarik, dan mudah digunakan oleh siswa SMP pada materi gaya Lorentz. Virtual
reality berperan dalam membantu visualisasi konsep abstrak dan meningkatkan
keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, diperlukan
pengembangan lebih lanjut pada desain interaksi dan optimalisasi fitur agar manfaat
pembelajaran dapat dirasakan secara lebih maksimal. Penelitian ini diharapkan
dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan media pembelajaran
berbasis teknologi yang tidak hanya mendukung aspek kognitif, tetapi juga
memperhatikan pengalaman dan kebutuhan belajar siswa di era digital
Description
Reupload file repositori 08 Mei 2026_Maya
FINALISASI oleh Arif 2026 Juni 15
