Implementasi Perawatan Luka Menggunakan Madu pada Keluarga Pasien Diabetes Mellitus dengan Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif di Wilayah Kerja Puskesmas Rogotrunan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Kaki diabetik merupakan salah satu masalah yang merupakan dampak dari
Diabetes Mellitus. Jika tidak ditangani dengan tepat maka dapat menimbulkan
ulkus diabetik, terutama jika keluarga mengalami masalah ketidakefektifan
pemeliharaan kesehatan. Dalam keadaan yang parah, kerusakan saraf dapat
melebar hingga ke tulang yang berpotensi menyebabkan tindakan amputasi.
Untuk mencegah hal tersebut diperlukan edukasi prosedur tindakan, dalam hal ini
prosedur rawat luka bagi keluarga agar dapat memberikan perawatan yang tepat.
Salah satu jenis perawatan luka diabet adalah menggunakan madu kaliandra.
Tujuan penulisan laporan tugas akhir ini adalah mengeksplorasi implementasi
perawatan luka menggunakan madu pada keluarga pasien diabetes mellitus
dengan pemeliharaan kesehatan tidak efektif.
Laporan tugas akhir ini menggunakan desain studi kasus yang dilaksanakan
di Wilayah Kerja Puskesmas Rogotrunan. Partisipan yaitu keluarga dan Tn. N,
berusia 67 Th, menderita luka diabet, keluarga mengalami masalah pemeliharaan
kesehatan tidak efektif.
Hasil studi kasus menunjukkan keluarga Tn. N. memenuhi seluruh kriteria
mayor pemeliharaan kesehatan tidak efektif yaitu mengabaikan perawatan luka
diabet, belum mamahami perawatan luka diabet dan tidak mampu melakukan
perawatan luka diabet. Intervensi yang diberikan adalah edukasi prosedur
tindakan perawatan luka diabet menggunakan madu kaliandra, yang dilakukan
satu kali sehari selama 5 hari kunjungan. Setelah implementasi selama 5 hari
didapatkan peningkatan pemeliharaan kesehatan ditandai dengan keluarga
memperdulikan pasien melakukan perawatan luka diabet, keluarga memahami
cara perawatan luka diabet dan keluarga mampu merawat luka diabet.
Dari hasil studi kasus ini, implementasi perawatan luka diabet menggunakan
madu yang disertai edukasi kesehatan dapat diterapkan oleh keluarga secara
mandiri, dan perawat dapat memberikan edukasi terkait perawatan luka diabet
menggunakan madu sebagai intervensi nonfarmakologis. Bagi peneliti selanjutnya
dapat mengembangkan perawatan luka diabet menggunakan madu dengan waktu
dan jumlah partisipan yang lebih banyak.
Description
Finalisasi Maya_09 Juli 2026
