Studi Analisis Setting Rele Arus Lebih pada Trafo II 60 MVA 150/20 kV dan Penyulang Curahdami 20 kV pada Gardu Induk Bondowoso menggunakan Metode Bisection
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Sistem distribusi listrik merupakan infrastruktur krusial dalam menjamin
pasokan listrik yang andal bagi masyarakat. Gardu Induk Bondowoso menjadi
komponen vital dalam proses distribusi ini, bertugas menyalurkan listrik dari
sumber utama ke konsumen di daerah Bondowoso. Keandalan serta efisiensi
operasional gardu induk sangat menentukan kestabilan dan efektivitas pasokan
listrik. Gangguan pada sistem distribusi listrik dapat bermacam-macam, salah satu
yang sering terjadi adalah gangguan hubung singkat atau arus lebih. Oleh sebab itu,
Gardu Induk Bondowoso perlu melakukan perencanaan dan penyesuaian
pengaturan relay arus lebih secara tepat agar relay dapat berfungsi secara optimal.
Dalam proses perencanaan, digunakan metode bisection, yaitu teknik untuk
menemukan solusi suatu persamaan dengan cara mempersempit interval nilai
variabel bebas yang mengandung solusi tersebut. Metode ini bertujuan untuk
menentukan nilai TMS (Time Multiplier Setting) relay arus lebih yang lebih akurat
dibandingkan dengan pengaturan yang ada di lapangan. Perhitungan nilai setting
TMS rele arus lebih dilakukan berdasarkan data lapangan dan dibantu oleh software
MATLAB untuk memudahkan proses iterasi dalam metode bisection.
Hasilnya, diperoleh nilai TMS untuk outgoing trafo sebesar 0,1818485 SI dan
nilai TMS untuk sisi penyulang sebesar 0,1523819 SI. Nilai ini menunjukkan hasil
yang hampir sama dengan nilai TMS data PLN yang menandakan bahwa setting
rele arus lebih di lapangan masih dalam kondisi yang baik. Selain itu, nilai TMS
hasil metode bisection lebih selektif berdasarkan nilai arus hubung singkat 3 fasa
terbesar yang terjadi di jaringan penyulang Curahdami. Nilai TMS inilah yang akan
mempengaruhi waktu trip rele ketika gangguan terjadi. Pada penelitian ini
menggunakan rele dengan karakteristik Standart Inverse sehingga semakin besar
arus gangguan yang terdeteksi maka semakin cepat rele memerintahkan CB untuk
melakukan pemutusan sirkuit. Karena ketika terjadi gangguan akan terjadi lonjakan
arus yang akan mengakibatkan kerusakan instrumen pada sistem sehingga
diperlukan setting rele yang tepat.
Description
Reupload file repository 10 Februari 2026_Ratna
