Analisis Pengendalian Mutu Benih Cabai Rawit dengan Metode Statistical Process Control (SPC) (Studi Kasus : PT East West Seed Indonesia Kabupaten Jember)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Benih menjadi faktor utama yang dapat mempengaruhi produksi cabai rawit.
Pada penelitian ini parameter penting dalam menentukan mutu benih yang akan
dilakukan pengujian di laboratorium ialah uji daya kecambah daya kecambah
dilakukan pada penelitian ini karena terdapat permasalahan pada proses produksi
salah satunya daya kecambah fresh seed dan abnormal seed. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui penerapan pengendalian mutu benih cabai rawit, menganalisis
pengendalian mutu, dan merancang usulan perbaikan pada produksi benih cabai
rawit di PT East West Seed Indonesia Jember dengan menggunakan metode
Statistical Process Control (SPC). Data yang dikumpulkan mencakup hasil
produksi dan jumlah kecacatan benih dari Januari hingga Desember 2024, yang
kemudian dianalisis menggunakan check sheet, peta kendali X
vi
̄
-R, diagram pareto,
fishbone, dan metode delphi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi
belum sepenuhnya berada dalam kendali statistik, dengan ditemukan titik-titik di
luar batas kendali serta nilai kapabilitas proses (Cp dan Cpk) yang rendah. Jenis
kecacatan yang paling dominan adalah fresh seed, yang mencakup 63,7% dari total
kecacatan. Analisis fishbone dan Delphi mengidentifikasi metode sebagai faktor
utama penyebab kecacatan dengan skor sebesar 23%. Berdasarkan hasil tersebut,
direkomendasikan perbaikan menyeluruh pada aspek metode budidaya, pelatihan
tenaga kerja, pengendalian lingkungan, serta pemeliharaan mesin produksi guna
meningkatkan kualitas benih dan menurunkan tingkat kecacatan secara
berkelanjutan.
Description
Entry oleh Arif 2026 Januari 30
