Tindakan Sosial Petani Bawang Merah Dalam Menghadapi Fluktuasi Harga Pasar (Studi Pada Petani DI Desa Sidokare, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Desa Sidokare dikenal dengan sentra bawang merah yang mendominasi produksi
bawang merah di Kecamatan Rejoso. Mayoritas penduduk Desa Sidokare bekerja
sebagai petani bawang merah. Sebagai petani bawang merah, fluktuasi harga
menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi, mendeskripsikan dan menganalisis bentuk tindakan sosial yang
dilakukan petani bawang merah dalam menghadapi fluktuasi harga pasar dengan
mengacu pada teori tindakan sosial oleh Max Weber. Metode penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan
fenomenologi. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa petani bawang merah di Desa
Sidokare sudah beradaptasi dengan fluktuasi harga bawang merah yang terjadi.
Dalam menghadapi fluktuasi harga bawang merah, petani di Desa Sidokare tidak
bersikap pasif, melainkan mereka aktif merespons dengan melakukan berbagai
tindakan sosial. Tindakan sosial yang dilakukan petani bawang merah di Desa
Sidokare mencerminkan tindakan rasionalitas instrumental Max Weber yaitu
melakukan simpan jual bawang merah, menjual bawang merah dalam bentuk bibit,
serta memilih menjual bawang merah kepada tengkulak luar kota, dan tindakan
rasional berorientasi nilai dengan memanfaatkan kerja sama antar petani. Tindakan tindakan tersebut dilakukan dengan pertimbangan yang rasional guna menghindari
kerugian dari ketidakpastian pasar. Terdapat perbedaan tindakan sosial antara petani
lahan sewa dengan petani lahan pribadi. Petani lahan sewa cenderung melakukan
simpan jual bawang merah, sedangkan petani lahan pribadi cenderung menjual
bawang merah dalam bentuk bibit. Tindakan menjual bawang merah ke tengkulak
dari luar kota dan tindakan pemanfaatan kerja sama antar petani sama-sama
dilakukan oleh petani lahan sewa maupun lahan pribadi
Description
Entry oleh Arif 2026 April 06
