Studi Perencanaan Upgrade Transmisi Tegangan Tinggi 150 kV Perak-Ujung Menggunakan Konduktor HTLS (High Temperature-Low Sag)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Abstract
Saluran transmisi udara 150 kV pada umumnya menggunakan konduktor ACSR
(Alumunium Conductor Steel Reinfoiced ) yang mempunyai titik kerja suhu yang
terbatas. Saluran transmisi udara akan mengalami titik jenuh seiring
meningkatnya kebutuhan listrik. Dengan menyempitnya lahan dan masalah
investasi maka saluran yang telah ada perlu dioptimalkan dengan melakukan
reconductoring menggunakan konduktor HTLS (High Temperature Low Sag).
Konduktor HTLS mempunyai titik kerja suhu yang tinggi dibandingkan
konduktor ACSR. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas hantar
arus serta untuk memenuhi kehandalan N-1 dari saluran transimsi udara dengan
memilih konduktor jenis HTLS yang meliputi ACCC, ACCR dan TACSR yang
sesuai dengan struktur jaringan transmisi. Dengan menggunakan metode
keseimbangan panas dalam menghitung ampacity dan metode cartenary dalam
menghitung andongan dan tegangan tarik maka akan diketahui konduktor yang
sesuai dengan struktur yang telah ada. Dari hasil penelitian menunjukkan
konduktor ACCC jauh lebih handal dengan mampu menaikkan kapasitas hantar
arus hingga 96,3 % sedangkan ACCR sebesar 83,9 % dan TACSR sebesar 40,7%.
Dan andongan maksimal ACCC sebesar 4,692 m, ACCR sebesar 6,550 m dan
TACSR sebesar 8,076 m dengan tegangan tarik yang dibutuhkan pada andongan
maksimal berturut-turut sebesar 12,825 kN; 9,086 kN dan 8,119 kN.
Description
reupload file repositori 26 maret 2026_kurnadi/hendra
