Komposisi Parasitoid Hymenoptera pada Pengorok Daun Jeruk
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Hama pengorok daun jeruk Phyllocnistis citrella (Lepidoptera:
Gracillariidae) merupakan hama utama pada pertanaman jeruk yang dapat
menyebabkan penurunan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Pengendalian
dengan insektisida berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan
dan musuh alami, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang ramah
lingkungan melalui pemanfaatan parasitoid. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui komposisi parasitoid Hymenoptera serta tingkat parasitasinya pada
hama pengorok daun jeruk di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus–September 2025. Metode
pengambilan sampel dilakukan secara purposive random sampling dengan teknik
zig-zag pada tanaman jeruk yang terserang P. citrella. Sampel daun bergejala
direaring di laboratorium untuk memperoleh parasitoid yang kemudian
diidentifikasi hingga tingkat genus. Data dianalisis menggunakan indeks
keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks dominasi Simpson (D), dan tingkat
parasitasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa parasitoid yang ditemukan berasal
dari famili Eulophidae dengan tiga genus, yaitu Cirrospilus, Quadrastichus, dan
Closterocerus. Keanekaragaman parasitoid di Kabupaten Banyuwangi tergolong
rendah hingga sedang (H’ = 0,64–1,08), sedangkan di Kabupaten Jember tergolong
rendah (H’ = 0,68–0,86). Tingkat dominasi parasitoid pada umumnya rendah,
namun genus Cirrospilus menunjukkan dominasi sedang pada salah satu lokasi di
Kabupaten Jember. Tingkat parasitasi tertinggi ditemukan di Kabupaten Jember
sebesar 77% oleh genus Cirrospilus, sedangkan di Kabupaten Banyuwangi tingkat
parasitasi tertinggi mencapai 45%. Tingginya tingkat parasitasi dipengaruhi oleh
kelimpahan inang, umur tanaman jeruk, dan kondisi lingkungan yang mendukung
perkembangan parasitoid. Penelitian ini menunjukkan bahwa parasitoid, khususnya
genus Cirrospilus, berpotensi besar sebagai agen pengendalian hayati dalam sistem
Pengendalian Hama Terpadu pada pertanaman jeruk.
Description
Approved by Teddy
