Representasi Maskulinitas Perempuan pada Tokoh “Sarah Linden” dalam Serial Televisi The Killing Season 1

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

American Movie Classics, perusahaan layanan televisi kabel dan satelit, meluncurkan serial original berjudul The Killing pada tanggal 3 April 2011. Serial ini terdiri dari 4 season, disetiap season memiliki 6 hingga 13 episode. The Killing Season 1 adalah serial dengan genre mystery dan crime. Serial ini mengisahkan tentang seorang detektif wanita bernama Sarah Linden, diperankan oleh aktris Mireille Enos, yang berusaha mengungkap skandal di balik pembunuhan terencana Rosie Larsen. Serial ini banyak menampilkan karakteristik maskulinitas yang direpresentasikan pada tokoh Sarah Linden. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana maskulinitas direpresentasikan dalam karakter Sarah Linden di serial The Killing Season 1. Analisis ini menggunakan pendekatan semiotika John Fiske untuk mengungkap ideologi yang terkandung di dalamnya. Tokoh Sarah Linden menarik untuk diteliti sebab sebagai sosok perempuan, Sarah Linden tidak menampilkan karakter feminin tetapi menampilkan karakter maskulin digambarkan sebagai sosok yang cerdas, berani, tangguh, kuat, dan tidak mudah menyerah. Karakteristik maskulinitas menurut Deborah David dan Robert Brannon seperti no sissy stuff, be a big wheel, be sturdy oak dan give em hell, digunakan sebagai acuan dalam mencari scene yang relevan dengan penelitian. Scene yang telah ditemukan kemudian akan dianalisis menggunakan semiotika John Fiske. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dijelaskan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan observasi dan reduksi data yang telah dilakukan, ditemukan 4 data scene yang merepresentasikan karakteristik maskulinitas menurut Deborah David dan Robert Brannon pada tokoh Sarah Linden. Data tersebut berupa screenshot scene yang diambil mengunakan software snipping tool. Kemudian data scene tersebut dianalisis lebih mendalam menggunakan teori semiotika John Fiske melalui tiga level: realitas, representasi, dan ideologi. Analisis semiotika John Fiske pada representasi karakter maskulinitas tokoh Sarah Linden mengandung ideologi sebagai berikut, (1) Feminisme liberal, perempuan diberikan ruang untuk bebas mengekspresikan diri mereka baik dalam penampilan feminin maupun maskulin. (2) Melawan patriarki, perempuan menjadi pemimpin dan menempatkan dirinya dalam posisi yang lebih tinggi daripada laki-laki, Tokoh Sarah Linden mendekonstruksi ideologi patriarki. (3) Maskulinisme dimana perempuan dilekatkan dengan sifat-sifat yang berkaitan dengan maskulinitas, seperti ketangguhan, tidak menunjukan kelemahan dan tidak takut menghadapi lawan. (4) Feminisme, perempuan didorong untuk menunjukkan kekuatan dan keberanian mereka yang memberikan pandangan perempuan memiliki kapabilitas yang sama atau setara dengan laki-laki. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat ideologi yang memercayai laki-laki dan perempuan mempunyai kapabilitas yang sama. Pandangan ini menekankan kesetaraan gender dan menghargai kontribusi positif yang diberikan semua individu, tanpa memandang jenis kelamin mereka.

Description

Reupload File Repositori 25 Februari 2026_Teddy/Hendra

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By