Optimasi Pektin dan Carbomer Dalam Sediaan Fast Dissolving Sublingual Film Salbutamol Sulfat
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Pada penelitian ini, polimer pektin dan carbomer digunakan sebagai film
forming sediaan FDSF salbutamol sulfat. Metode desain faktorial dipilih untuk
meligat formulasi optimum dari kombinasi polimer tersebut. Metode ini
menggunakan 2 level yakni level tinggi (+1) dan level rendah (-1) untuk
mendapatkan konsentrasi optimum polimer pektin dan karbopopol dan
menghasilkan ketahanan lipat serta waktu disintegrasi sesuai karakteristik yang
diinginkan.
Hasil evaluasi sediaan F1, FA, FB dan FAB telah memenuhi persyaratan
sediaan film sesuai kriteria yang diharapkan, diantaranya ialah pengujian
organoleptis, keseragaman ketebalan, pH permukaan, ketahanan lipat, waktu
disintegrasi dan penetapan kadar. Hasil pengujian ketahanan lipat pada penelitian
ini menunjukkan F1<FA<FB<FAB dengan urutan 306,66; 481,33; 409,67 dan 545
lipatan, semakin tinggi jumlah polimer pektin dan carbomer maka ketahanan lipat
semakin meningkat, tetapi jika keduanya dikombinasikan maka ketahanan lipat
akan semakin menurun. Hasil waktu disintegrasi menunjukkan disintegrasi film
F1<FA<FB<FAB dengan urutan 6,46; 32,68; 18,74; 51,93 detik, semakin tinggi
jumlah polimer yang digunakan maka waktu disintegrasi semakin meningkat.
Hasil yang diperoleh dari pengujian ketahanan lipat dan waktu disintegrasi
sediaan FDSF salbutamol sulfat kemudian dianalisis menggunakan software
Design Expert versi 15.0.5.0 untuk mendapatkan formula optimum, yakni FB.
Formula optimum yang dihasilkan kemudian diverifikasi dengan membandingkan
hasil verifikasi dengan prediksi respon menggunakan software SPSS 22.0 dengan
uji-t (One Sample T-test) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil verifikasi formula
optimum dengan hasil respon menunjukkan nilai sig >0,05% pada ketiga respon
yang diuji sehingga dapat dikatakan tidak terdapat perbedaan signifikan diantara
keduanya. Formula optimum kemudian dilakukan karakterisasi dan pelepasan
dengan pengujian disolusi pada detik ke-60 yang menunjukkan pelepasan film
sebesar 99.383%.
Description
upload by Teddy_28/01/2026
