Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Pada Materi Sistem Pernapasan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pendidikan di era abad 21 diharapkan dapat mencetak SDM (sumber daya
manusia) yang mampu memiliki kemampuan dalam komunikasi efektif, kolaborasi,
kreatif dan keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis harus di miliki
siswa yang harus dimiliki di era globalisasi saat ini karena dapat membuat siswa
mampu dalam menganalisis dan mengambil kesimpulan sebuah permasalahan
berdasarkan penalaran logis untuk mengambil keputusan yang tepat. Tingkat
kemampuan berpikir kritis pada siswa Indonesia menunjukkan tingkat terendah, hal
ini dibuktikan hasil studi PISA 2018. Wawancara dengan guru IPA SMP Negeri 2
Maesan juga menjelaskan siswa memiliki keterampilan berpikir kritis masih
rendah. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai pretest siswa yang menunjukkan nilai
tergolong rendah disebabkan siswa lemah dalam memahami pertanyaan yang
diberikan melalui tes. Solusi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa
dengan pemberian media pembelajaran efektif yang mampu mempengaruhi minat
belajar siswa yaitu menggunakan media pembelajaran interaktif.
Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Maesan pada semester ganjil tahun
ajaran 2022/2023 yang terletak di Bondowoso. Penentuan lokasi penelitian
dilakukan dengan purposive sampling area dengan desain penelitian yang
digunakan yaitu the nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini
mengambil dua kelas yaitu Kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan Kelas VIIIB
kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 20 siswa. Kelas eksperimen diberikan
perlakuan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif dan kelas kontrol
menggunakan buku ajar IPA. Pengumpulan data menggunakan tes tulis dengan
jumlah soal 10, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan uji
normalitas menggunakan kolmogorof-smirnov menunjukkan terdistribusi normal
karena nilai signifikasi lebih besar dari 0,05, dilanjutkan dengan uji independent sample t-tes dengan hasil nilai signifikansi (2-Tailed) sebesar 0,003, nilai tersebut
< 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan terdapat
nilai signifikan nilai posttest siswa pada keterampilan berpikir kritis pada kelas
kelas eksperimen. Dilanjutkan dengan uji t-pihak kanan, perolehan thitung 4,600 pada
taraf signifikansi ttabel menunjukkan 0,05 pada distribusi t yaitu 1,729 yang
menyatakan thitung > ttabel. Kesimpulan hasil ini bahwa H0 ditolak dan Ha diterima,
maka terdapat pengaruh signifikan penggunaan media pembelajaran interaktif pada
kelas eksperimen.
Perolehan nilai tertinggi dari setiap indikator yaitu pada indikator interpretasi
yang menunjukkan nilai 80 pada kelas eksperimen. Sedangkan indikator dengan
nilai terendah terdapat pada indikator analisis dengan nilai 38 pada kelas kontrol.
Berdasarkan hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa penggunaan media
pembelajaran interaktif berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa
SMP.
Description
Reupload file repository 20 februari 2026_agus/feren
