Persepsi Petani Terhadap Penerapan Pertanian Anorganik Dan Semi Organik Pada Usahatani Jagung Di Desa Pontang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Salah satu komoditas subsektor tanaman pangan yang strategis yaitu jagung, akan tetapi tingkat produksinya saat ini belum optimal, hal tersebut semakin diperparah dengan peningkatan produksi yang dilakukan oleh petani dengan menggunakan bahan kimia. Usahatani jagung di Desa Pontang menjadi sasaran, karena terjadi degradasi lahan di Desa Pontang, hal ini disebabkan karena beberapa masalah yang muncul yaitu karena penggunaan pupuk di Desa Pontang kurang efektif serta penggunaan pestisida kimia yang berlebihan. Dilihat dari beberapa masalah ini petani di Desa Pontang melakukan inovasi dengan menerapkan pertanian semi organik untuk memperbaiki kualitas tanah, oleh karena itu petani di Desa Pontang mulai beralih menerapkan pertanian semi organik, namun beberapa di antara petani di Desa Pontang masih menerapkan sistem pertanian anorganik. Persepsi ini bisa mempengaruhi cara mereka bertindak dan menerapkan sistem pertanian anorganik atau semi organik pada usahatani mereka. Berdasarkan hal tersebut, sangatlah penting untuk menganalisis persepsi tersebut. Berdasarkan permasalahan diatas penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan produksi jagung di Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Penentuan daerah penelitian ditentukan dengan menggunakan purposive method yaitu di Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Metode yang digunakan dalam penelian ini adalah metode deskriptif dan metode analitis. Penentuan pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Jumlah sampel diperoleh 70 petani diambil dari tujuh kelompok tani aktif di Desa Pontang. Pengujian permasalahan pertama yaitu tentang persepsi petani terhadap penerapan sistem pertanian semi organik menggunakan deskriptif kuantitatif, persepsi petani ini dianalisis menggunakan Skala Likert. Pengujian untuk rumusan masalah kedua viii tentang faktor-faktor yang mempengaruhi petani menggunakan pupuk organik dan semi organik dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan model regresi logistik. Untuk menguji rumusan masalah ketiga yaitu mengenai pengembangan penerapan sistem pertanian semi organik di Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1. Persepsi petani terhadap penerapan pertanian semi organik pada usahatani jagung di Desa Pontang menunjukkan bahwa aspek sikap dan motif dalam persepsi petani menyatakan setuju, aspek pengalaman dalam persepsi petani menyatakan sangat setuju, dan aspek pengharapan menyatakan tidak setuju. Persepsi petani terhadap penerapan pertanian anorganik pada usahatani jagung di Desa Pontang menunjukkan bahwa aspek sikap, motif, dan pengharapan dalam persepsi petani menyatakan sangat setuju , aspek pengalaman dalam persepsi petani menyatakan setuju. 2. Faktor – faktor yang secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan petani terhadap penerapan pertanian semi organik pada usahatani jagung di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember yaitu umur, pendidikan, dan modal tunai sedangkan faktor lain seperti pendapatan, pengalaman usahatani, luas lahan, pelatihan pertanian organik secara parsial berpengaruh namun tidak signifikan terhadap pengambilan keputusan petani terhadap penerapan pertanian semi organik pada usahatani jagung di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten jember. 3. Strategi peningkatan jumlah petani dalam menerapkan sistem pertanian semi organik di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten jember terletak pada kuadran I yang mendukung strategi agresif , maka alternatif strategi yang tepat digunakan adalah strategi S-OUsahatani
Description
Reaploud Repository February_Hasyim
