Hubungan antara Konsumsi Minuman Manis dengan Kadar Glukosa Darah Puasa pada Dewasa Muda (Studi Penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Jati Kota Probolinggo) 

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis akibat gangguan metabolisme glukosa dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Jawa Timur. Peningkatan ini diikuti tingginya prevalensi prediabetes, dengan konsumsi minuman manis sebagai salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Studi pendahuluan di wilayah kerja Puskesmas Jati menunjukkan konsumsi minuman manis yang tinggi dengan rata-rata asupan gula melampaui anjuran harian. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara konsumsi minuman manis dengan kadar glukosa darah puasa (GDP) pada dewasa muda di wilayah kerja Puskesmas Jati. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu dewasa muda usia 20-40 tahun. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 96 responden. Konsumsi minuman manis, meliputi frekuensi, jenis, dan asupan gula, diukur menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan kadar GDP diukur menggunakan glukometer EasyTouch yang sebelumnya responden telah dikondisikan untuk berpuasa selama 8 jam. Hasil menunjukkan mayoritas responden mengonsumsi minuman manis dengan frekuensi jarang (63,5%), jenis terbanyak adalah minuman tradisional (97,9%), dan asupan gula tergolong cukup (67,7%). Sebagian besar kadar GDP responden normal (56,3%), sedangkan prediabetes paling banyak ditemukan pada usia 36–40 tahun dan perempuan. Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara frekuensi konsumsi (p=0,000; OR=7,15), jenis minuman kemasan teh (p=0,007), dan asupan gula (p=0,000; OR=11,765) dengan kadar GDP. Disimpulkan bahwa konsumsi minuman manis, baik dari segi frekuensi, jenis, maupun asupan gula, berhubungan signifikan dengan kadar GDP pada dewasa muda, sehingga diperlukan edukasi mengenai membaca label nilai gizi serta pembatasan konsumsi gula.

Description

Finalisasi Maya_09 Oktober 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By