Alasan Pemerintah Filipina Memberikan Otonomi Kepada Masyrakat Muslim di Mindanao

dc.contributor.authorMaftuhatul Choiroh
dc.date.accessioned2026-06-12T09:15:43Z
dc.date.issued2026-01-28
dc.descriptionFinalisasi_Maya_11 Juni 2026
dc.description.abstractPemberian otonomi kepada masyarakat Muslim di Mindanao sempat mendapatkan penolakan dari berbagai pihak seperti partai politik dan kelompok masyarakat. Namun demikian, Pemerintah Filipina memutuskan untuk memberikan otonomi melalui pembentukan Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao (BARMM) pada tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tujuan Pemerintah Filipina memberikan otonomi kepada masyarakat Muslim di Mindanao dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tujuan utama Pemerintah Filipina memberikan otonomi: (1) mengurangi konflik dengan cara mengelola keberagaman, (2) penerapan asimetri konstitusi, (3) sebagai nilai simbolis politik. Kesimpulannya, pemberian otonomi khusus menjadi strategi penting Pemerintah Filipina dalam menyelesaikan konflik yang terjadi dan menjaga stabilitas nasional.
dc.description.sponsorshipHonest Dody Molasy, S.Sos, MA. Adhiningasih Prabhawati, S.Sos., M.Si.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8835
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
dc.subjectSpecial Autonomy
dc.subjectBARMM
dc.titleAlasan Pemerintah Filipina Memberikan Otonomi Kepada Masyrakat Muslim di Mindanao
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Maftuhatul Choiroh.pdf
Size:
1.04 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: