Kemitraan Strategis Arab Saudi dengan Korea Selatan dalam Upaya Transformasi Digital Mewujudkan Saudi Vision 2030
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Abstract
Arab Saudi menjalin kemitraan strategis dengan Korea Selatan dalam kerja
sama transformasi digital sebagai upaya mewujudkan Saudi Vision 2030. Pada
kunjungan kenegaraan Presiden Korea Selatan ke Riyadh pada Oktober 2023, kedua negara
menyepakati untuk memperdalam dan memajukan kemitraan strategis, memperluas
cakupan kerja sama berorientasi masa depan. Arab Saudi dan Korea Selatan bekerja
sama untuk kepentingan minyak dan konstruksi selama 6 dekade lalu sejak era
Construction Boom Timur Tengah, namun saat ini kedua negara memperluas dan
memajukan kerja sama pada sektor baru yaitu transformasi digital. Hal ini menandai
perkembangan baru hubungan bilateral kedua negara dibawah momentum Saudi
Vision 2030. Menyoroti pentingnya transformasi digital sebagai landasan
mewujudkan tujuan-tujuan startegis Saudi Vision 2030, pemilihan Arab Saudi
bermitra strategis dengan Korea Selatan dalam kerja sama transformasi digital ini
menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut. Sementara secara konseptual umumnya
kemitraan dijalin di bawah landasan ideologi dan nilai bersama sebagai penggerak
kemitraan, namun kemitraan antara Arab Saudi dan Korea Selatan ini menunjukan
karakteristik yang berbeda. Kemitraan Arab Saudi dan Korea Selatan ini dijalin di atas
perbedaan ideologi dan nilai-nilai yang mengakar namun dapat berkembang dan aktif
menghasilkan berbagai perjanjian kerja sama ekonomi dan teknologi dua arah yang saling
menguntungkan dibawah momentum Saudi Vision 2030. Oleh karenanya penelitian
ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kemitraan Arab Saudi dengan Korea
Selatan dijalin dalam kerja sama transformasi digital untuk mewujudkan Saudi
Vision 2030.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis
data deskriptif kualitatif. Metode ini membantu penulis memaparkan penjelasan
yang mendalam dan mendetail terkait dengan permasalahan yang dikaji.
Pengumpulan data dan informasi yang digunakan didapat melalui studi kepustakaan
dari sumber-sumber sekunder seperti buku, artikel, jurnal, berita dan laporan resmi
negara. Penulis melakukan analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi
data, penyajian data, dan diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Penelitian ini
menggunakan teori kemitraan startegis oleh Thomas Wilkins dalam menjelaskan
bagaimana kemitraan Arab Saudi dengan Korea Selatan dijalin dalam kerja sama
transformasi digital untuk mewujudkan Saudi Vision 2030.
Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa kemitraan antara Arab Saudi
dan Korea Selatan dalam kerja sama transformasi digital dijalin berlandaskan
prinsip perdamaian dalam sistem kerja sama multipolar; didorong oleh tujuan
transformasi digital Arab Saudi dan ekspansi pasar global Korea Selatan; dibangun
dibawah biaya komitmen yang rendah; serta mengedepankan pertukaran ekonomi
yang menguntungkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemitraan yang
dijalin Arab Saudi dengan Korea Selatan dalam bidang transformasi digital dibawah
momentum Saudi Vision 2030 ini tidak dijalin berlandasan ideologi namun mampu
berkembang dengan berlandaskan tujuan dan kepentingan bersama dalam kerangka
kerja sama yang setara, sejalan dengan teori kemitraan startegis Thomas Wilkins.
Description
Reupload Repositori File 03 Juni 2026_Kholif Basri, FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 10
