Pengembangan E-Modul IPAS Berbasis Aplikasi Google Sites untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Pembelajaran merupakan proses penting bagi siswa dalam memperoleh ilmu dan pengetahuan, kemahiran, dan pembentukan sikap. Hasil belajar siswa seringkali rendah dikarenakan guru masih menggunakan metode ceramah dan buku paket sebagai bahan ajar. Rendahnya keterampilan berpikir kritis dikarenakan pembelajaran hanya menekankan siswa untuk menghafal. Pentingnya keterampilan berpikir kritis siswa untuk menghadapi perkembangan teknologi di era digital abad 21. Pengembangan bahan ajar yang menarik dan interaktif berupa E-Modul sebagai inovasi dalam pembelajaran. Menyajikan informasi menarik dan terstruktur dan siswa dapat belajar dengan mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah: a) Mendeskripsikan kevalidan E-Modul IPAS berbasis aplikasi google sites untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar, b) Mendeskripsikan kepraktisan E-Modul IPAS berbasis aplikasi google sites untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar, c) Mendeskripsikan keefektifan E-Modul IPAS berbasis aplikasi google sites untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan R&D (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahapan analysis dilakukan identifikasi masalah dan kebutuhan untuk memastikan bahwa solusi permasalahan yang dikembangkan benar-benar praktis dan efektif. Tahap design yaitu peneliti membuat draf awal perancangan E-Modul berbasis aplikasi google sites dengan memperhatikan hasil analysis. Desain yang telah dibuat diwujudkan pada tahap development berupa produk nyata. Tahap implementation dengan menerapkan E-Modul yang dikembangkan selama kegiatan pembelajaran setelah E-Modul dinyatakan layak untuk terapkan dalam kegiatan pembelajaran. Tahap evaluation merupakan proses berkesinambungan di setiap tahapan dan setelah implementasi penuh untuk menilai kualitas E-Modul baik sebelum ataupun sesudah tahap implementasi. Evaluasi di setiap tahapan untuk mengetahui sejauh mana proses perkembangan dan memastikan ketercapaian tujuan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul IPAS berbasis Google Sites sangat valid dengan persentase validasi ahli E-Modul 89,47%, validasi ahli materi 92,19%, dan validasi praktisi 96,49%. E-Modul dikatakan praktis dilihat dari persentase keterlaksanaan E-Modul 91,25% dan angket respon siswa sebesar 96,29%. Keefektifan E-Modul dilihat dari N-Gain hasil belajar 0,6 pada kriteria sedang dan N-Gain berpikir kritis 0,7 pada kriteria tinggi. Tampilan visual dan konsistensi dengan skor tinggi mendukung kevalidan pada E-Modul. Tampilan visual menarik dengan tulisan jelas dan warna yang sesuai. Kesesuain tata letak gambar dan tulisan serta video menarik memudahkan siswa memahami materi. Materi pada E-Modul valid karena hasil validasi pada kelayakan penyajian diperoleh skor maksimal dari semua validator. E-Modul sudah sesuai dengan kebutuhan siswa tujuan pembelajaran. Observasi keterlanksanaan E-Modul menguatkan bahwa E-Modul praktis untuk kegiatan pembelajaran. Siswa dapat memahami materi dengan mudah, belajar secara mandiri, dan tercipta suasana belajar menyenangkan. Keefektifan E-Modul dilihat dari peningkatan nilai pretest ke nilai posttest hasil belajar dan berpikir kritis siswa dengan N-Gain 0,7. E-Modul IPAS berbasi aplikasi google sites yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar. E-Modul ini dapat menjadi alternatif inovalif untuk pembelajaran IPAS yang menyennagkan dan kontekstual sesuai dengan Kurikulum Merdeka.

Description

Reupload file Repository 7 April 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By