Analisis Numerik Model Matmatika SEARQ pada Kasus Kecanduan Media Sosial Menggunakan Metode Runge-Kutta Orde 15
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Jember. Kasus kecanduan media sosial merupakan
fenomena yang mulai menjamur di kalangan masyarakat mulai dari anak-anak
hingga dewasa. Hal tersebut dikarenakan media sosial sudah menjadi suatu
kebutuhan bagi setiap orang dalam beraktifitas. Penggunaan media sosial sebagai
suatu kebutuhan tanpa diiringi kontrol yang tepat akan mengarahkan kepada
perilaku kecanduan. Berbagai kasus kecanduan media sosial telah terjadi, mulai
dari hilangnya kontrol diri hingga sulitnya mengatur emosi. Individu dalam kasus
ini dapat dikategorikan menjadi suatu kelompok dengan menggunakan model
matematika. Model matematika yang digunakan yaitu SEARQ yang membagi
individu kedalam 5 kategori, diantaranya Susceptible (S), Exposed (E), Addicted
(A), Recovered (R) dan Quit using social media or log out of social media for a
period of time (Q). Model SEARQ merupakan sistem persamaan diferensial biasa
(PDB) orde satu non linier yang kemudian diselesaikan menggunakan metode
Runge-Kutta orde 15 dan dibandingkan dengan metode ODE. Dilakukannya
penelitian ini adalah untuk memformulasikan Runge-Kutta orde 15 dan untuk
mengetahui konvergensi, efektivitas dan efisiensi dari formula metode tersebut
dalam menyelesaikan PDB pada kasus kecanduan media sosial model SEARQ.
Selain itu, penelitian ini juga untuk menganalisis secara numerik kasus kecanduan
media sosial.
Data yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan dari hasil kuesioner
yang telah disebarkan oleh peneliti. Selain itu, peneliti juga menggunakan jurnal
yang ditulis oleh Alemneh dan Alemu (2021) tentang pemodelan matematika
menggunakan optimal kontrol pada kasus kecanduan media sosial dan penelitian
relevan yang lainnya. Kemudian peneliti melakukan eksperimen terhadap formulametode Runge-Kutta orde 15 menggunakan MATLAB dalam menyelesaikan
persamaan diferensial dari kasus kecanduan media sosial.
Adapun hasil dari penelitian ini disimpulkan sebagai berikut. Pertama, model
matematika SEARQ pada kasus kecanduan media sosial sebagai berikut:
�
�𝑆
𝑑𝑡
𝑑𝐴
𝑑𝑡
𝑑𝑅
𝑑𝑡
=0,0333𝑅 −0,4833𝑆; 𝑑𝐸
𝑑𝑡
=0,0161𝐸 −0,0012𝐴; 𝑑𝑄
𝑑𝑡
=0,0121𝐸 +0,0012𝐴−0,0333𝑅.
=0,4833𝑆 −0,0282𝐸;
=0;
Kedua, formulasi metode Runge-Kutta orde 15 adalah pada Corollary 4.2 dan
Corollary 4.3. Ketiga, setelah dilakukan eksekusi metode Runge-Kutta orde 15 dan
dibandingkan dengan hasil eksekusi metode ODE diperoleh grafik yang hampir
sama dengan nilai yang tidak terpaut jauh. Dengan kata lain, metode Runge-Kutta
cukup akurat dalam menyelesaikan PDB kasus kecanduan media sosial model
SEARQ. Keempat, hasil analisis menunjukkan bahwa metode Runge-Kutta orde 15
merupakan metode yang konvergen dan metode RK15X lebih efektif dan efisien
dalam menyelesaikan PDB kasus kecanduan media sosial model SEARQ dari pada
metode RK15Y. Berdasarkan grafik hasil eksekusi, jumlah individu yang
kecanduan media sosial menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan
dibandingkan dengan jumlah individu yang lainnya. Hal tersebut menunjukkan
penyebaran kasus kecanduan media sosial di era digitalisasi ini cenderung cepat
dan dapat bersifat endemik.
Description
Reupload file repository 25 februari 2026_agus/feren
