Efek Variasi Komposisi Bahan dan Temperatur pada Sifat Mekanis Logam Paduan Al-Fe
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Perkembangan pada bidang sains memerlukan kajian teori dan sering
memerlukan dukungan komputasi dan simulasi untuk mencapai hasil yang optimal.
Simulasi berbasis komputer telah mempengaruhi sains sekaligus menjadi tantangan
untuk meningkatkan teknik rekayasa dibidang material. Banyak jenis simulasi
komputer yang telah dikembangkan seperti PhET, Monte Carlo, Molecular
Dynamics, dan sebagainya dengan menyesuaikan apa yang ingin di simulasikan.
Simulasi dinamika molekul (Molecular Dynamics) dapat mensimulasikan model
material untuk berbagai kondisi lingkungan seperti suhu dan tekanan serta
menghitung nilai yield point untuk mengetahui karakteristik suatu logam. Hasil
yang diperoleh dapat diterapkan pada berbagai bidang sehingga diperlukannya
simulasi komputasi.
Penelitian dilakukan menggunakan simulasi dinamika molekul untuk
mengetahui sifat mekanis logam paduan Al-Fe berdasarkan modulus elastisitas.
Nilai yang diperoleh dalam simulasi yaitu nilai modulus elastisitas ditentukan
berdasarkan kekakuan bahan (stiffness) dan nilai Ultimate Tensile Strength (UTS)
yang berkaitan dengan kekuatan bahan (strength). Kekakuan bahan merupakan sifat
mekanis suatu bahan untuk kembali ke bentuk aslinya, sedangkan kekuatan bahan
merupakan sifat mekanis suatu bahan untuk menahan gaya yang diberikan hingga
mengalami kerusakan. Penelitian ini dilakukan untuk meninjau sifat mekanis logam
Al-Fe dengan menggunakan software LAMMPS. LAMMPS dijalankan dengan
menyusun input script dengan urutan prosedur yaitu inisiasi, equilibrasi, dan
produksi. Urutan tersebut dapat dikontrol untuk menyesuaikan variasi yang
dijalankan.
Simulasi ini dijalankan dengan 3 variasi yang berbeda yaitu variasi jumlah
atom, variasi komposisi bahan, dan variasi temperatur. Variasi jumlah atom dijalankan dengan mengatur ukuran box dan struktur kristal yang digunakan.
Ukuran box yang digunakan sebanyak 6 macam variasi yaitu 10×10×10 hingga
35×35×35 dengan interval ukuran box 5×5×5 dan struktur kristal yang digunakan
yaitu BCC. Ukuran box dan struktur kristal diatur dalam input script pada prosedur
inisiasi. Variasi komposisi dijalankan dengan mengatur persentase penyusun. 9
macam variasi komposisi yang dijalankan dari persentase 55% hingga 95% pada
logam Fe dengan interval 5%. Hasil variasi komposisi dengan nilai UTS dan
modulus elastisitas terbaik digunakan dalam variasi temperatur. Variasi temperatur
dijalankan pada temperatur 300K hingga 750K dengan interval 50K sehingga
didapat 10 macam variasi untuk mengetahui pengaruh perubahan suhu terhadap
sifat mekanis logam.
Description
Reaploud Repository February_agus
