Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik
Abstract
Perusahaan dapat berkembang berkat kinerja karyawan yang baik, dan salah
satu faktor yang mempengaruhi kinerja tersebut adalah sistem serta tata kelola
perusahaan yang baik, atau good corporate governance (GCG). Kinerja karyawan
menurut Hasibuan (2017) merupakan suatu hasil kerja yang dicapai seseorang
dalam melaksanakan tugas-tugasnya yang dibebankan didasarkan atas kecakapan,
pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Salah satu faktor yang dapat digunakan
perusahaan untuk meningkatkan kinerja perusahaan adalah dengan menerapkan
sistem tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Kusmayadi
(2015) menjelaskan bahwa good corporate governance merupakan seperangkat
sistem yang mengatur serta mengendalikan perusahaan untuk mencapai nilai
tambah bagi para pemangku kepentingan agar mencapai tujuan perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh GCG terhadap kinerja
karyawan di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk mengetahui
hubungan antara variabel independen (good corporate governance) dengan
variabel dependen (kinerja karyawan). Jenis pendekatan penelitian adalah
pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah karyawan PT. Kereta Api
Indonesia (Persero) Daop 9 Jember. Sampel dalam penelitian ini melibatkan 91
responden dengan teknik pengambilan sampel proporsional random sampling.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dalam bentuk gform
yang dibagikan melalui online. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis
linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa good corporate governance
berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai t hitung sebesar 14,513
lebih besar dari t tabel 1,66216 dengan nilai signifikan 0,000 (< 0,05). Koefisien
determinasi (R²) sebesar 70,3% menunjukkan bahwa variabilitas kinerja karyawan
dapat dijelaskan oleh GCG, sementara 29,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang
tidak diteliti.
Description
Dosen Pembimbing Utama : Prof. Dr. I Ketut Mastika, M.M
Dosen Pembimbing Anggota : Dra. Dwi Windradini B.P., M.Si.
