Hubungan Peran Teman Sebaya dengan Persepsi Seksual Pra Nikah pada Remaja Siswa Kelas XI SMA Wilayah Perkotaan Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Perilaku seks pra nikah yang terjadi pada remaja dapat disebabkan adanya dorongan faktor internal dan pengaruh peran teman sebaya. Dorongan faktor internal disebabkan remaja memiliki persepsi/ anggapan dengan melakukan seks merupakan cara untuk mengungkapkan perasaannya kepada pasangan. Selain itu, perkembangan remaja ditandai meningkatnya pengaruh peran teman sebaya. Teman sebaya sebagai lingkungan dekat memegang peranan penting terutama dalam hal seksualitas. Remaja memiliki teman yang aktif dalam perilaku seksual, maka kemungkinan untuk aktif dalam hal seksual semakin besar, mengingat pada usia tersebut remaja ingin diterima oleh lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran teman sebaya dengan persespsi seksual pra nikah pada remaja siswa kelas XI SMA wilayah perkotaan Jember. Lokasi penelitian ini berada pada salah satu SMA wilayah perkotaan Jember tepatnya Kecamatan Sumbersari. Penelitian ini menggunakan korelatif dengan rancangan studi cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 117 dengan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner peran teman sebaya dan persepsi seksual pra nikah. Uji etik penelitian telah dilakukan dengan No. 338/UN25.1.14/KEPK/2023. Penelitian berlangsung mulai bulan November hingga Desember 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran teman memiliki pengaruh positif sebesar 76 responden (65%) dan remaja memiliki persepsi seksual pra nikah sedang sebanyak 69 responden (59%). Hubungan antara peran teman sebaya dengan persepsi seksual pra nikah dilakukan uji korelasi menggunakan spearman rank dengan hasil nilai p-value = 0,0001, r = -0,550. Hasil tersebut dapat diartikan variabel peran teman sebaya dengan persepsi seksual pra nikah memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan derajat korelasi kuat dan arah korelasi negatif. Teman sebaya merupakan lingkungan terdekat remaja yang dapat memicu munculnya persepsi seks pra nikah. Hal ini disebabkan teman sebaya akan berusaha memberikan pengaruh maupun tekanan seks pra nikah pada remaja. Selain itu, remaja memiliki keinginan untuk diterima oleh teman sebayanya yang membuat remaja akan berusaha untuk menyesuaikan dengan teman sebayanya. Sehingga diperlukan pemberian intervensi kesehatan reproduksi kepada teman sebaya untuk memutus rantai persepsi buruk seks pra nikah. Salah satu program intervensi yang dapat diberikan perawat kepada teman sebaya adalah peer education.

Description

Reuploud file repositori 18 Feb 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By