Implementasi Strategi Program Umkm Naik Kelas Dalam Banyuwangi Rebound di Kabupaten Banyuwangi

dc.contributor.authorMeila Aulia Isnaeni
dc.date.accessioned2026-01-26T06:56:01Z
dc.date.issued2024-07-19
dc.descriptionReupload Repository 26 januari 2026_Maya
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengelolaan seperti apa yang dilakukan oleh Pemerintah Banyuwangi dalam menjalankan program UMKM Naik Kelas. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sebagai penyelenggara program perlu memiliki strategi yang tepat untuk dapat menaikkan dan mengembangkan para pelaku usaha utamanya yang masih merintis dan usaha kecil yang dimiliki oleh warga Banyuwangi. Keterpurukan ekonomi pasca pandemic covid-19 membuat pemerintah bertanggung jawab untuk membuat berbagai inovasi untuk menanggulanginya. Banyuwangi Rebound hadir sebagai slogan baru dengan 3 fokus utama untuk pemulihan Kabupaten Banyuwangi yakni tangani pandemi, pulihkan ekonomi, merajut harmoni. Menariknya, dalam 3 fokus ini berjalan beriringan dan pemulihan ekonomi sebagai ujung tombak pemulihan kembali Kabupaten Banyuwangi dari keterpurukan. Memanfaatkan UMKM menjadi salah satu terobosan pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menghidupkan dan meningkatkan kembali roda perekonomian. Strategi pengelolaan yang baik dan tepat diperlukan untuk konsisten meraih target dan mencapai tujuan pemerintah dalam mewujudkan UMKM Naik Kelas. Penelitian ini menggunakan grand teori dari Nugraha (2007) tentang manajemen strategis yang definisinya adalah serangkaian keputusan dan tindakan mendasar yang dibuat oleh manajemen puncak dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran suatu organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi tersebut. Manajemen Strategis dibagi atas dua kegiatan yang saling berkaitan, yaitu perencanaan strategis dan pelaksanaan strategis dimana dalam UMKM Naik Kelas melakukan kedua kegiatan tersebut. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan menjadi perencana, pelaksana dan pengelola program tersebut bersama dengan stekholder terkait. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertempat pada kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi dan Kantor Bappeda Kabupaten Banyuwangi. Sumber data bersumber dari data primer dan sekunder. Penetapan informan berdasarkan teknik purposive sampling dan teknik snowball dengan jumlah 6 orang informan. Metode pengumpulan data menggunakan empat macam teknik yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan trangulasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik untuk melakukan kevalidan dan pengecekan data secara jenuh. Metode analisis menggunakan metode model Miles dan Huberan (1994) dengan tiga analisis yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi dan pengelolaan yang dilakukan oleh Pemerintah Banyuwangi cukup bervariasi dan beragam mulai dari pemberdayaan, sosialisasi, bantuan permodalan, pendampingan promosi. Antusias warga dan keragaman inilah yang menjadi kekuatan pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Keterlibatan stekholder eksternal untuk membantu pencapaian tujuan UMKM Naik Kelas juga penting dan berjalan dengan baik, hal ini dijadikan sebagai peluang pemerintah untuk terus melanjutkan dan menumbuhkan program ini.
dc.description.sponsorshipDPU : Abul Haris Suryo Negoro, S.IP., M.Si DPA : Dr. Suji, S.Sos., M.Si
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/302
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
dc.subjectUMKM
dc.titleImplementasi Strategi Program Umkm Naik Kelas Dalam Banyuwangi Rebound di Kabupaten Banyuwangi
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Meila Aulia Isnaeni - 200910201145.pdf
Size:
821.67 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: