Pengaruh Literasi Keuangan dan Gaya Hidup melalui Niat Berperilaku terhadap Perilaku Konsumtif Siswa (Studi Kasus Siswa MAN 1 Jember)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perilaku konsumtif di kalangan remaja, khususnya siswa MAN 1 Jember. Hasil observasi awal menunjukkan siswa seringkali membeli makanan dan minuman secara online, nongkrong di kafe, serta mengikuti tren fashion dan media sosial tanpa mempertimbangkan kebutuhan pokok. Jika ditinjau, kurikulum Madrasah Aliyah menekankan nilai kesederhanaan dan larangan hidup boros. Selain itu, data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (OJK, 2024) menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan kelompok usia 15–17 tahun masih rendah yaitu 51,70% jika dibandingkan kelompok usia lainnya, sehingga remaja rentan memiliki pengelolaan keuangan yang buruk dan cenderung konsumtif. Sampel penelitian sebanyak 103 siswa kelas XII IPS MAN 1 Jember yang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif siswa dengan niat berperilaku sebagai variabel intervening. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh negatif signifikan terhadap niat berperilaku konsumtif, dengan nilai koefisien jalur sebesar –0,408, t-statistik 6,892, dan p-value 0,000, yang menggambarkan adanya pengaruh sedang. Gaya hidup terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap niat berperilaku konsumtif, dengan nilai koefisien sebesar 0,536, t-statistik 10,743, dan p-value 0,000, yang juga menunjukkan pengaruh sedang. Secara simultan, literasi keuangan dan gaya hidup mampu menjelaskan niat berperilaku konsumtif sebesar 49,2% (R-Square = 0,492), dengan kontribusi terbesar berasal dari gaya hidup (F- Square = 0,562) dan literasi keuangan memberikan pengaruh sedang (F-Square = 0,325). Selanjutnya, hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh negatif signifikan terhadap perilaku konsumtif melalui niat berperilaku, dengan koefisien jalur –0,336, t-statistik 5,466, dan p-value 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa niat berperilaku berperan sebagai mediator dalam hubungan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif. Selain itu, gaya hidup juga berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif melalui niat berperilaku, dengan koefisien sebesar 0,443, t-statistik 9,693, dan p-value 0,000, yang mengindikasikan fungsi mediasi yang kuat. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa gaya hidup merupakan variabel yang memberikan pengaruh paling dominan terhadap pembentukan niat dan perilaku konsumtif siswa, sedangkan literasi keuangan memainkan peran penting dalam membentuk niat sebelum akhirnya memengaruhi perilaku. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pembinaan gaya hidup yang sehat serta peningkatan literasi keuangan siswa sebagai upaya untuk mengurangi kecenderungan perilaku konsumtif.

Description

Reuploud file repositori 20 Mei 2026_Firli Validasi dan Finalisasi oleh Ratna 11 Juni 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By