Analisis Kesetimbangan Unsur Hara N dan Rekomendasi Pemupukan N terhadap Penanaman Padi di Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Produksi padi di kabupaten Banyuwangi pada tahun 2019-2020
mengalami penurunan dari 828,934 ton menjadi 788,971 ton. Salah satu penyebab
ketidakpastian produksi padi yng beragam dipengaruhi oleh ketidakseimbangan
nutrisi yang didapatkan oleh tanaman. Produktivitas tanah dipengaruhi dengan
beberapa hal salah satunya adalah kesuburan tanah. Penurunan kesuburan tanah
dan produktivitas tanaman diakibatkan adanya ketidakseimbangan antara unsur
hara primer dan sekunder dari tanah. Ketidaksetimbangan hara N dapat diketahui
berdasarkan perhitungan neraca hara N yaitu yang diberikan (input) dan yang
dimbil tanaman (output). Tujuan penelitian adalah untuk menghitung neraca hara
N dan mengevaluasi kebutuhan unsur hara N pada lahan sawah padi serta untuk
menetapkan unsur hara N sebagai faktor pembatas dan menghitung kebutuhan
unsur hara N yang digunakan sebagai acuan rekomendasi pemupukan N
berikutnya pada lahan sawah padi di Kecamatan Songgon Kabupaten
Banyuwangi.
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasi lapang dan
analisa laboratorium untuk mempelajari status unsur hara pada lahan sawah di
Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi. Survei tanah dilakukan dengan
mengambil 5 lokasi lahan sawah di Kecamatan Songgon yaitu Desa Balak, Desa
Bedewang, Desa Parangharjo, Desa Sumberbulu, dan Desa Songgon. Analisis
contoh tanah yang digunakan yaitu pengukuran pH, Pengukuran C-Organik, dan
Pengukuran N total tanah. Perhitungan neraca hara N dilakukan dengan rumus =
hara input (pupuk + tanah) – hara output (tanah setelah panen + hasil panen).
Description
Entry oleh Arif 2026 Maret 25
